Penanganan Stunting di Bengkulu, Wagub Dorong Satu Data

0
415
Wakil Gubernur Bengkulu Ir. H. Mi'an didampingi Kepala BKKBN Provinsi Bengkulu saat ini adalah Zamhari, S.H., M.H. saat pembukaan rembuk stunting tingkat Provinsi Bengkulu, Senin (21/7)/Rakyatdaerah

RAKYAT DAERAH – Data stunting di Provinsi Bengkulu, harus terintegrasi dengan baik. Karenanya, perlu didukung oleh semua pihak, baik di tingkat provinsi hingga desa/kelurahan.

Wakil Gubernur Bengkulu Ir. H. Mian dengan tegas menyebutkan bahwa penanganan stunting di Provinsi Bengkulu masih belum konsisten lantaran minimnya data yang akurat by name by address terkait stunting di tengah masyarakat sehingga berdampak pada turun naiknya angka prevalensi stunting.

“Belum maksimal penanganan menjadi penyebab utama fluktuasi angka dan prevalensi stunting. Meskipun upaya penurunan terus dilakukan, berbagai faktor, termasuk kurangnya koordinasi antar lembaga dan pemahaman masyarakat, menghambat kemajuan yang signifikan,” kata Wakil Gubernur Bengkulu Ir. H. Mi’an dalam sambutannya pada pembukaan rembuk stunting tingkat Provinsi Bengkulu, Senin (21/7).

Mian menegaskan, untuk menuntaskan persoalan stunting di daerah ini diperlukan komitmen bersama, yaitu dengan penyiapan satu data. Melalui percepatan penurunan angka stunting harus dilakukan secara kolaboratif. Salah satunya dengan mendukung penuh program Makan Bergizi Gratis (MBG) baik sasaran anak sekolah maupun kelompok 3B.

Wakil Gubernur Bengkulu Ir. H. Mi’an saat pembukaan rembuk stunting tingkat Provinsi Bengkulu, Senin (21/7)/Rakyatdaerah

Disisi lain, ia berharap agar lembaga pemerintah di daerah untuk menghilangkan ego sektoral, karena penanganan stunting memerlukan konvergensi alias gotong royong. Pemerintah tidak meninggalkan pembangunan infrastruktur untuk mendukung pelayanan masyarakat. Namun tidak teledor dalam membangun kualitas SDM.

“Tekan biaya kunjungan kerja dan sosialisasi, mari efisiensi anggaran untuk membangun kualitas masyarakat, guna mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tutupnya. [011]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here