Pelantikan Pengurus JMSI Bengkulu, Teguh Santosa: Jadilah Rumah Bagi Jurnalisme yang Cepat Tapi Tidak Ugal-Ugalan, Kreatif Tapi Tidak Meninggalkan Etika

0
24
Ketua umum JMSI, Teguh Santosa saat diwawancarai awak Media usai melantik pengurus JMSI Provinsi Bengkulu periode 2026-2030.dok_rd

RAKYAT DAERAH – Pelantikan Pengurus daerah (Pengda) Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Bengkulu yang dilaksanakan pada Senin (27/4) berjalan d Ngan lancar. Dalam pelantikan itu, ketuan umum PB JMSI Teguh Santosa mengajak seluruh anggota perusahaan media yang tergabung dalam JMSI bisa menciptakan jurnalis yang handal dan memiliki integritas yang baik.

Dalam kesempatan nitu, Teguh Santosa juga berterimakasih kepada Kepala Kantor Wilayah Kemenham Sumatera Selatan wilayah kerja Bengkulu, Hendry Maruli Tua yang sudah berkenan bekerjasama dengan JMSI Provinsi Bengkulu dalam membangun HAM di era digitalisasi yang semakin pesat.

“Izinkan saya menyampaikan rasa bahagia bisa kembali menginjakkan kaki di Bumi Rafflesia, bumi merah putih di Kota Bengkulu. Bengkulu adalah tempat istimewa dan satu-satunya, di mana tenun kebangsaan kita dirajut. Dari sinilah merah putih kita lahir, dari sinilah semangat persatuan kita dijahit,” tutur Teguh.

Karena itu setiap kali ke Bengkulu, lanjut Teguh, dirinya selalu merasa sedang pulang ke salah satu rumah kebangsaan Indonesia Raya.

“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya jajaran Pengurus Daerah JMSI Bengkulu periode sebelumnya. Dibawah kepemimpinan Bung Riki, JMSI Bengkulu telah meletakkan fondasi yang kokoh. Kolaborasi dengan pemerintah daerah, pembinaan anggota, dan komitmen menjaga marwah jurnalisme telah dijalankan dengan baik,” terangnya.

Tak luput, Teguh mengucapkan selamat kepada Bung Dedi beserta seluruh jajaran Pengurus Daerah JMSI Bengkulu yang baru saja dilantik.

“Saya yakin di tangan Bung Dedi dan kawan-kawan, JMSI Bengkulu akan semakin maju, semakin solid, dan semakin berdampak bagi ekosistem media siber di Bumi merah putih,” imbuhnya.

Disisi lain, Teguh menceritaka, bahwa disaat JMSI didirikan pada tahun 2020, tantangan yang hadapi masih terbilang sederhana, bagaimana melakukan shifting dari platform konvensional ke platform digital. Sampai hari ini, JMSI terus berjuang agar media siber anggota JMSI naik kelas, profesional, dan dipercaya publik.

“Hari ini, tantangannya jauh lebih kompleks. Perkembangan teknologi digital melaju tanpa rem. Akal Imitasi (AI) dan berbagai tools generatif sudah ada di genggaman setiap individu. Siapa pun kini bisa memproduksi teks, gambar, suara, bahkan video yang nyaris tak bisa dibedakan dari aslinya,” sampainya.

Tegus menegaskan, dengan perkembangan teknologi ini seperti pisau bermata dua. Di satu sisi, ia bisa dipakai untuk membangun narasi yang produktif dan konstruktif, edukasi publik, promosi UMKM, memperkuat literasi kebangsaan.

Namun di sisi lain, kata Teguh, juga sangat mudah dipakai untuk narasi yang negatif dan destruktif. Bahkan hoaks yang lebih meyakinkan, fitnah yang lebih halus, pembelahan yang lebih dalam. Dititik inilah peran pers menjadi semakin signifikan. Ketika publik dibanjiri informasi yang susah dibedakan mana fakta mana rekaan, maka pers yang berpegang pada kode etik, verifikasi, dan keberpihakan pada kepentingan publik menjadi mercusuar.

“Anggota JMSI tidak boleh hanya jadi penyalur informasi. Kita harus jadi kurator, verifikator, dan penjaga akal sehat publik. Saya berpesan kepada Pengda JMSI Bengkulu yang baru. Jadilah rumah bagi jurnalisme yang cepat tapi tidak ugal – ugalan, yang kreatif tapi tidak meninggalkan etika,” imbuhnya.

Teguh juga berharap, JMSI bisa membangun kolaborasi dengan kampus, komunitas, dan pemerintah daerah untuk meningkatkan literasi digital masyarakat.

“Bengkulu adalah tempat tenun kebangsaan kita dijahit. Maka biarlah dari Bengkulu pula kita mulai menenun kembali ruang digital yang sehat untuk Indonesia. Mari kita jaga JMSI sebagai rumah bersama perusahaan media siber yang profesional, bermartabat, dan berpihak pada kebenaran.Dirgahayu JMSI. Pers Indonesia, Jaya,” tutupnya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here