RAKYAT DAERAH – Mendukung program Presiden RI Prabowo Subianto swasembada pangan, Polda Bengkulu Rabu pagi (26/2) menggelar panen raya Jagung yang berlokasi di di Jalan Irian RT 4 Kelurahan Tanjung Jaya Kecamatan Sungai Serut Kota Bengkulu.
Panen raya itu tampak dihadiri pejabat penting, di antaranya Kapolda Bengkulu Irjen Pol Anwar, yang langsung sebagai pemimpin kegiatan dan tampak juga hadir Karo SDM Polda Bengkulu Kombes Pol Sih Harno, Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Sudarno, Kadis TPHP Provinsi Bengkulu yang diwakili oleh Kabid Tanaman Pangan, Rosmala Dewi serta Kepala Kejaksaan Negeri Bengkulu, Ni Sinaryati.
Tak hanya itu, hadir juga Dandim 0407/Kota Bengkulu, Kepala BPSIP Bengkulu dan sejumlah pejabat lainnya, serta anggota DPRD Kota Bengkulu, Sekda Kota Bengkulu, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bengkulu. Selain itu, kegiatan panen raya itu juga melibatkan petani lokal, kelompok tani, serta penyuluh pertanian yang mendukung kelancaran program ketahanan pangan di Bengkulu.
Paren raya serentak se Indonesia ini, Kapolda Bengkulu bersama Pejabat utama Polda Bengkulu mengikuti kegiatan zoom meeting bersama Kapolri. Usai melakukan zoom meeting dilanjutkan dengan kegiatan panen raya jagung.
Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Anwar mengungkapkan dirinya berharap bisa menjadi acuan untuk meningkatkan hasil panen dikemudian hari.
“Alhamdulillah pada hari ini kita bisa melaksanakan panen raya, diharapkan kedepannya panen raya berikutnya bisa lebih banyak dari pada pane raya pertama ini,” tutur Anwar dalam sambutannya.
Anwar menjelaskan, untuk mendukung ketahanan pangan, pemerintah akan menggunakan bibit jagung unggul yang memiliki hasilnya dua bongkol per batang.
“Di Jawa hasil panennya bisa mencapai 12 ton, mudah-mudahan kedepan kita bisa lebih dari itu. Kedepan harus lebih berkoordinasi terkait pupuk agar stok tetap terjaga dan pemilihan bibit jagung unggul agar bisa menghasilkan 3 hingga 5 bongkol per batang. Harapanya dengan kegiatan ini daerah dan negara kita bisa menjadi eksportir pangan dan terutama mendukung perekonomian negeri ini,” pungkasnya.[tim]





