
RAKYAT DAERAH – Dukungan Gerakan Menanam 10 Ribu Pohon Kelapa (GEMPALA) yang dijadwalkan berlangsung pada 18 Agustus 2025 di kawasan Pantai Panjang, Kota Bengkulu, terus mengalir.
Kali ini dari tim hukum yang tergabung dalam pojok konsultasi dan advokasi (Pokad) Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu.
Anggota Tim Hukum Pemkot Bengkulu, Omeng menyampaikan, dukungan pihaknya baru sebatas moral. Namun demikian, dukungan ini akan tetap digelorakan.
“Kami dari tim hukum Pemkot Bengkulu sangat mendukung penuh program Gempala ini. Ini adalah langkah nyata untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperindah kawasan Pantai Panjang sebagai ikon wisata Bengkulu,” ujar Omeng kepada awak media, Kamis (14/8).
Di sisi lain, Omeng juga mengajak seluruh elemen masyarakat, komunitas, dan organisasi kepemudaan untuk ikut berpartisipasi menyukseskan Gempala.
“Program seperti ini sangat relevan dengan semangat kemerdekaan yang kita rayakan di bulan Agustus. Ini bukan hanya tentang menanam pohon, tapi menanam harapan untuk masa depan Bengkulu yang lebih hijau dan lestari,” sambungnya.
Dia berharap, penanaman ribuan pohon kelapa ini menjadikan kawasan Pantai Panjang semakin menarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.
GEMPALA merupakan program inisiatif Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan sekaligus mempercantik kawasan wisata unggulan di kota tersebut.
Selain aspek keindahan, gerakan ini juga diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang dalam menghadapi perubahan iklim dan abrasi pantai. [011]





