Gemawasbi Soroti RSUD M Yunus Tak Bisa Tangani Pasien Alasan Tak Punya Dokter Spesialis 

0
477
Gerakan Masyarakat Pengawas Birokrasi (Gemawasbi) Provinsi Bengkulu Jevi Sartika.

RAKYAT DAERAH – Vialnya video di media sosial, seorang bibik bernama cahaya yang tidak bisa ditangani oleh pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M Yunus karena beralasan tidak punya dokter spesialis bedah mulut mendapatkan sorotan dari berbagai kalangan. Kali ini datang dari Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Pengawas Birokrasi (Gemawasbi) Provinsi Bengkulu Jevi Sartika yang menyatakan bahwa peristiwa itu tidak akan terjadi jika dokter spesialis bedah mulut yang ditahun gubernur Rohidin Mersyah kontrak prakteknya diperpanjang.

“Kita menanggapi akun tiktok tiktok yesi.novita181 yang menjelaskan seorang ibu-ibu tidak bisa ditangani di rumah sakit M Yunus, itu sangat bertentangan dengan program Gubernur Bengkulu Helmi Hasan yang siap membantu rakyat terutama bidang kesehatan. Bahkan, masyarakat Bengkulu yang di luar provinsi yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan dijamin oleh pemerintah Bengkulu untuk mendapatkan pelayanan,” tutur Jevie, Jumat (10/10).

Jevie mengungkapkan, ditahun kepemimpinan sebelumnya, spesialis bedah mulut di RSUD M Yunus ada, dan dikabarkan kontrak kerja atau Ikatan kontrak kerja (IKS) dokter itu tidak di perpanjang lagi oleh pihak rumah sakit ataupun pemerintah. Sangat disayangka itu, namun mungkin dengan kondisi efisiensi ini membuat kontrak kerja itu tidak diteruskan.

“Soal IKS itu, akan kita pertanyakan kepada kadis kesehatan, sepertinya, mungkin saja Plt Kadinkes provinsi Bengkulu tidak mengetahui soal putusnya kontrak kerja dokter spesialis bedah mulut itu, apalagi Gubernur Bengkulu yang baru,” terangnya.

Jevie meminta, pihak Nakes yang bekerja di rumah sakit harus siap mendukung penuh program Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, tidak akan berjalan efektif jika petugas kesehatannya tidak siap dan pintar dalam menjalankan kerja-kerja pelayanan kesehatan di setiap rumah sakit di Provinsi Bengkulu.

“Seperti RS Tiara Sella, jika komunikasi antar rumah sakit bagus, pastilah pasien bibik cahaya tidak akan di rujuk ke M yunus karena sudah tau spesialis bedah mulut tidak ada. Tapi, RSUD M Yunus yang Labelnya rumah sakit rujukan terbesar di Bengkulu harus siap dan tidak juga menstop IKS dokter yang memang dibutuhkan,” tegas Jevie.

Mencuatnya tidak terlayani dengan baik pasien di rumah sakit m yunus postinganvideo akun tiktok yesi.novita181 tayang pada tiga hari lalu dan menuliskan bahwa seorang bibik tidak bisa dilayani karena dokter spesialis bedah mulut tidak ada.

“Ini kondisi bibik semalam ya dari RS Tiara sella ke m yunus tidak ditindaklanjuti kata yg jaga IGD mereka tidak ada dokter bedah mulut, jadi kami disuruh cari RS lain lagi. Mana hari hujan, kasihan bibik Uda kelelahan kayak nya .ya Allah permudahkanlah urusan bim cahaya aamiin”. Tulisan itu tertera di video yang diposting akun yesi.novita181.

Viralnya postingan itu, beragam netizen menanggapi,l dan berkomentar dilaman komentar akun. Dapat Dikutip seperti akun tiktok @jualansiomay01: M yunus, kita tau rumah sakit terbesar di Bengkulu. kok seperti puskesmas ngak ada dokternya. Terima dulu, tangani dulu, rawat dulu.

Ada juga akun lain yang memberikan informasi keberadaan dokter spesialis bedah mulut @Elfa Febria Utami:mmg dr bedah mulut cm ada 2 d bengkulu…1 d bayangkara tp udh pindah tgs….1 lagi di manna.

Berita sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, dr. Edriwan Mansyur membenarkan tidak adanya dokter spesialis bedah mulut di RSUD M Yunus.

“Benar, saat ini memang tidak ada dokter spesialis bedah mulut di RS M. Yunus,” ujar Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, dr. Edriwan Mansyur, saat dikonfirmasi.

Menurut Edriwan, meski RS M. Yunus berstatus sebagai rumah sakit rujukan tertinggi di Bengkulu, beberapa spesialisasi medis masih belum terpenuhi, termasuk spesialis bedah mulut.

“Pasien tersebut akhirnya dirujuk ke RS Bhayangkara dan sudah mendapatkan penanganan di sana,” kata Edriwan dalam keterangan persnya.[026]

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here