Ratusan Pelajar di Lebong Diduga Keracunan, Penyedia MBG Buka Suara

0
911
Perwakilan SPPG Dapur Lemau Pit, Bartin Azi (tengah)/LebongTv

RAKYAT DAERAH – Sekitar 427 pelajar mengeluhkan sakit perut hingga diare setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyediakan MBG, buka suara.

Perwakilan SPPG Dapur Lemau Pit, Bartin Azib mengatakan pihaknya telah mengetahui adanya dugaan keracunan menu MBG yang disediakan SPPG ini. Namun, penyebab pasti siswa mengeluhkan sakit usai menyantap menu MBG masih harus menunggu hasil laboratorium.

Dalam klarifikasinya, ia menyampaikan bahwa proses penyiapan menu untuk MBG telah memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) seperti pembelian bahan baku, sampai ke proses peracikan menu MBG.

“Bahkan setiap bahan baku dicek kelayakan hingga dipastikan layak untuk konsumsi,” ujar Bartin dikutip Rejangtoday, Kamis (28/8).

Bartin mengatakan menu tersebut sudah diolah sesuai prosedur operasi baku yang berlaku. Sehingga, dia memastikan, menu sudah layak untuk dikonsumsi.

“Ada beberapa bahan baku yang di order diluar, yakni mie, bakso dan tahu, yang saat ini sedang diupayakan proses uji laboratorium,” tutur Bartin.

D

Informasi lain, ratusan siswa jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Lebong, mengalami gejala keracunan massal sejak Rabu pagi (27/8). Seluruh korban telah mendapatkan penanganan dari Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lebong.

Menanggapi kejadian tersebut, Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan angkat bicara. Menurutnya, secara pribadi turut berduka atas musibah yang melanda ratusan pelajar tersebut.

Lebih jauh, ia meminta Aparat Penegak Hukum (APH) segera melakukan penyelidikan atas dugaan keracunan massal tersebut.

“Kita minta agar pihak berwernang segera melakukan penyelidikan, kenapa itu bisa terjadi,” singkat Gubernur Helmi Hasan. [011]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here