Genjot Pendapatan Daerah, Pemprov Dorong Peran Pelaku Usaha di Bengkulu

0
455
Wagub Bengkulu, Mian saat memimpin Rapat Koordinasi Strategis Investasi Berkelanjutan untuk Pembangunan Provinsi Bengkulu yang digelar pada Rabu (6/8/2025) di Kantor Gubernur Bengkulu/Rakyatdaerah

RAKYAT DAERAH – Masih rendahnya partisipasi pelaku usaha di Provinsi Bengkulu dalam menanamkan modal pada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), khususnya Bank Bengkulu, mendapat sorotan Wagub Bengkulu Mian.

Menurutnya, penanaman modal melalui BUMD sangat penting untuk memperkuat roda perekonomian daerah. Kontribusi dunia usaha dalam bentuk penyertaan modal ke Bank Bengkulu akan berdampak langsung pada peningkatan dividen BUMD, yang digunakan untuk pembangunan daerah.

“Kalau pelaku usaha memanfaatkan Bank Bengkulu, berarti mereka ikut meningkatkan pendapatan asli daerah. Karena dividen dari BUMD itu kembali untuk membiayai pembangunan,” kata Mian dalam Rapat Koordinasi Strategis Investasi Berkelanjutan untuk Pembangunan Provinsi Bengkulu yang digelar pada Rabu (6/8/2025) di Kantor Gubernur Bengkulu.

Mian dalam Rapat Koordinasi Strategis Investasi Berkelanjutan untuk Pembangunan Provinsi Bengkulu yang digelar pada Rabu (6/8/2025) di Kantor Gubernur Bengkulu.

Mian mengutarakan, saat ini kurang dari 10 persen pelaku usaha lokal yang memanfaatkan Bank Bengkulu sebagai mitra dalam pengembangan bisnis mereka. Padahal, Bank Bengkulu merupakan perusahaan milik daerah sendiri.

Mian juga berpendapat, sektor swasta sangat dibutuhkan untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang merata di seluruh wilayah Bumi Merah Putih.

“Pemerintah Provinsi punya perusahaan daerah, yaitu Bank Bengkulu. Tapi sayangnya, tidak sampai 10 persen pelaku usaha di Bengkulu yang menanamkan modalnya di sana. Ini sangat kami sayangkan,” tambah Bupati Bengkulu Utara dua periode ini. [011]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here