Dampak Festival Tabot 2025, Hotel Penuh Hingga Pertumbuhan UMKM

0
517
Pembukaan festival Tabut atau yang akrab disebut Tabot tahun 2025 yang diadakan di Lapangan Sport Center pada Jum'at (27/6) malam/Rakyat Daerah

RAKYAT DAERAH – Konsep Festival Tabut Bengkulu 2025 yang akan dimulai pada 27 Juni hingga 7 Juli mendatang, dipastikan mendukung tujuan utama digelarnya festival, yakni meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Ketua Panitia Festival Tabot 2025 yang menjabat sebagai Kadis pariwisata Provinsi Bengkulu, Murlin Hanizar dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan tersebut meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Bengkulu.

“Dari informasi, kita cek seluruh hotel. Alhamdulillah penuh malam ini. Betul, kita cek semua berbintang. Termasuk di kawasan pantai,” ujar Murlin dalam sambutannya saat pembukaan festival Tabot tahun 2025 yang diadakan di Lapangan Sport Center pada Jum’at (27/6) malam.

Dia juga menjelaskan, kegiatan ini juga memberi dampak kepada pelaku UMKM setelah banyak wisatawan berkunjung ke Kota Bengkulu.

Dalam festival tabut 2025 ini akan diisi dengan berbagai event. Diantaranya, musik dol yang akan diikuti 40 sanggar, lomba kreasi pasir, lomba foto dan video kreatif, lomba tari kreasi tabot yang diikuti 37 sanggar, lomba ikan-ikan diikuti 20 sanggar, dan lomba telong telong yang akan diikuti 23 sanggar.

Selain itu, kegiatan 10 hari itu juga akan menampilkan seni budaya dari Aceh, dzikir akbar, pelayanan kesehatan gratis setiap hari, makan jambar terbesar, talkshow bisnis podcast, pameran, fashion show khusus disabilitas, karnaval batik besurek, dan senam massal.

Lebih jauh, Event (Festival Tabut) ini sudah didaftarkan kepada Keputusan Menteri Pariwisata terkait 110 kharisma event nasional tahun 2025. Selanjutnya Keputusan Gubernur Bengkulu tentang Panitia Pelaksanaan Kegiatan Festival Tabut tahun 2025.

“Maksud dan tujuan untuk menarik wisatawan meningkatkan kunjungan ke Provinsi Bengkulu,” demikian Kadis. [011]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here