RAKYAT DAERAH – Kabar dugaan gratifikasi penerimaan tenaga harian lepas (THL) di PDAM kota Bengkulu semakin masif terdengar di khalayak Kota Bengkulu. Bahkan mendapat respon dari Ketua komisi 2 DPRD kota Bengkulu Rodi. S Kom, MM. Dimana dirinya sangat mendukung pengusutan kasus PDAM Kota Bengkulu itu.
Seperti dilansir dari video media televisi lokal BETV, Dimana saat ini Polda Bengkulu lagi melakukan proses penyelidikan kasus itu. Bahkan terungkap sudah ada beberapa THL yang dipanggil untuk dimintai keterangan oleh tim penyidik Polda Bengkulu.
Dalam video yang tersiar tampak ada salah satu mirip pegawai PDAM tengah memasuki salah satu ruang di gedung Direktorat Reskrim Khusus Polda Bengkulu.
Sejauh ini diketahui, proses masih ditahap penyelidikan maka belum ada statmen resmi dari Polda Bengkulu terkait perkembangan penyelidikan dugaan gratifikasi penerimaan THL di PDAM.
Begitupun pihak PDAM belum ada yang bisa dimintai keterangan. Termasuk Direktur Perumda Tirta Hidayah Kota Bengkulu adalah Samsu Bahari, ST., MM, yang dikonfirmasi melalui via aplikasi WhatsApp terkait kasus yang menerpa PDAM tak kunjung ada balasan hingga berita ini diterbitkan.
Menanggapi itu, Ketua Komisi 2 DPRD kota Bengkulu Rodi. S Kom, MM mengatakan bahwa dirinya mendukung penuh langkah Polda Bengkulu mengungkap dugaan kecurangan di PDAM.
Diapun mengatakan bahwa dprd mengapresiasi upaya aparat penegak hukum yang menindak oknum yang melanggar aturan hukum.
“Siapa pun yang melanggar silahkan dilanjut dan di pidana. saya mengapresiasi kepada APH. Tentu apabila ada oknum yang berani melanggar hukum wajib di proses tidak ada tawar menawar,” terang Rodi dari fraksi Golkar DPRD Kota Bengkulu. [kiw]






