Rumah Terdakwa Didatangi OTK Ngaku Aparat, Bentuk Intimidasi?

0
14
Advokat, Benni Hidayat SH.dok_ist

RAKYAT DAERAH – Rumah terdakwa perkara dugaan penggelapan uang perusahaan CV. Mandiri Sejahterah, sudah 5 kali didatangi Orang Tidak Dikenal (OTK) mengaku aparat, bahkan ada yang datang menggunakan seragam.

Tidak hanya itu, salah satu keluarga dari terdakwa juga pernah diikuti orang tak dikenal saat dalam perjalanan menuju pulang ke rumah. Tak diketahui pasti tujuan orang tak dikenal mengaku aparat itu mendatangi rumah terdakwa.

Terbaru, 2 hari berturut-turut, Jumat dan Sabtu, 12 dan 13 Juni 2026, rumah terdakwa kembali didatangi OTK, salah satunya bahkan menggunakan seragam.

OTK yang datang Jumat siang, saat datang pria itu dengan semaunya nyelonong masuk ke pekarangan rumah terdakwa dengan cara membuka pagar rumah yang tertutup.

Bahkan saat masuk ke pekarangan rumah terdakwa, OTK berpakaian kaos dan celana pendek tersebut bolak balik memeriksa rumah baik samping hingga ke belakang.

OTK tersebut sempat masuk ke dalam rumah dan mengatakan tujuannya ingin berobat. Ini membuat keluarga terdakwa bingung karena di rumah tersebut tidak buka klinik pengobatan. Karena memang tidak melayani orang sakit, OTK tersebut lalu pergi meninggalkan rumah keluarga terdakwa.

Hanya berselang sehari, datang lagi pria berseragam aparat. Sama seperti sehari sebelumnya, pria itu membuka pagar rumah yang ditutup dan langsung masuk seperti memeriksa bagian-bagian rumah baik di samping hingga belakang rumah.

Bahkan pria tersebut sempat ingin masuk ke salah satu ruangan bagian bawah, namun langsung ditegur ayah dan keluarga terdakwa.

Saat dipergoki, OTK tersebut memberikan alasan ia sedang tersesat. Alasan ini mengundang curiga lantaran OTK tersebut berjalan kaki dan memarkir kendaraannya jauh dari lokasi. Lebih mencurigakannya lagi, OTK ini membuka pagar rumah dan nyelonong masuk.

Kejadian serupa setidaknya sudah lima kali terjadi. Bahkan pernah ada yang datang mengaku aparat, tanpa menunjukkan identitas dan surat tugas.

Dikonfirmasi, Kuasa Hukum Terdakwa, Benni Hidayat, SH saat ditanya soal adanya OTK yang datang ke rumah terdakwa itu, tak menampik informasi tersebut.

‘’Setidaknya sudah lima kali dan OTK tersebut ada yang sudah dua kali datang, serta masuk ke pekarangan rumah klien kami ini, tanpa alasan yang jelas. Terbaru pada Jumat dan Sabtu dua hari berturut-turut belum lama ini datang rumah klien kami, orangnya beda lagi,’’ sampai Benni saat dikonfirmasi via WhatsApp.

Benni juga membenarkan sebelumnya salah satu kakak terdakwa pernah diikuti oleh OTK. Saat itu kakak terdakwa mau pulang ke rumah dari arah kawasan Betungan.

‘’Kakaknya diikuti sampai ke gang rumah. Kami tidak mau berspekulasi, namun yang jelas kejadian-kejadian ini mulai sejak awal-awal perkara ini terjadi sampai baru-baru ini terulang lagi,’’ ungkap Benni.

Bagi Benni, dirinya tidak akan menuduh siapapun atau mengait-ngaitkan aksi tersebut dengan perkara yang dihadapi kliennya dan saat ini sedang bergulir di pengadilan. Namun demikian, Benni mengaku sudah mengecek identitas orang-orang tak dikenal itu, dan berkoordinasi dengan stakeholder terkait.

Namun, Benni menegaskan, siapapun itu dan apapun maksudnya, diharapkan tidak lagi mengulangi aksi-aksi yang terkesan mengintimidasi terdakwa dan keluarganya tersebut.

Kalau memang ada keperluan ataupun ada urusan dengan terdakwa, ditunggu keberaniannya datang langsung menemuinya selaku kuasa hukum.

‘’Kami tegaskan, OTK yang masih melakukan aksi-aksi lainnya yang berpotensi mengancam keselamatan jiwa klien kami dan keluarganya, pasti kami lawan. Siapapun itu, kami lawan,’’ tegas Benni.

Untuk diketahui, terdakwa LT saat ini sedang menghadapi dakwaan yang dilaporkan Aris Setiawan pemilik dari CV. Mandiri Sejahtera. Terdakwa dituduh menggelapkan uang perusahaan senilai Rp 3,7 miliar. Proses sidang saat ini masih memeriksa sejumlah saksi. Dari saksi-saksi yang sudah dihadirkan, tim hukum terdakwa mempertanyakan legalitas tim audit yang ditunjuk perusahaan dalam menghitung kerugian.[red]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here