Gemawasbi Apresiasi Kerja Balai Jalan Bengkulu, Jevie: Jalan Nasional Bengkulu – RL Mulus  

0
32
Kepala Satker PJN Wilayah I BPJN Bengkulu, Tendi Hardianto, ST., MT., bersama Arif iskandar.ST.MT PPK BPJN Satker I Bengkulu. dok_ist

RAKYAT DAERAH – Pekerjaan jalan  nasional  Bengkulu – Rejang Lebong (RL) yang dilaksanakan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bengkulu melalui Satuan Kerja (Satker) PJN Wilayah I mendapatkan apresiasi yang tinggi dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Pengawas Birokrasi (Gemawasbi) Provinsi Bengkulu, terlihat jalan yang dikerjakan sangat memuaskan hasilnya.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Pengawas Birokrasi (Gemawasbi) Provinsi Bengkulu, Jevie Sartika mengungkapkan, pihaknya telah memantau pekerjaan yang dilakukan Arif iskandar.ST.MT. selaku PPK Satker 1 BPJN Bengkulu. Dimana tim Gemawasbi Provinsi Bengkulu melihat pekerjaan di lapangan berjalan dengan baik dan pihaknya percaya bahwa dibawah pengawasan Arif iskandar.ST.MT, kontraktor yang bekerja bisa memenuhi seluruh target serta dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan sesuai dengan kontrak.

“Kami berharap seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dengan tetap mengedepankan kualitas sehingga mutu pekerjaan benar-benar terjamin, seperti yang dikerjakan oleh Satker I pembangunan ruas jalan Bengkulu menuju kabupaten Rejang Lebong,” ujar Jevi, Jumat, (31/7/2026).

Ruas jalan yang dikerjakan Satker I BPJN Bengkulu.dok_ist

Jevi menegaskan, dirinya sangat mengapresiasi pengawasan kerja konsultan supervisi dan BPJN Bengkulu. Dimana rusa jalan Kota Bengkulu menuju perbatasan sumatera selatan tepatnya di Kabupaten Rejang Lebong sangat bagus hasilnya.

“Kita juga mengapresiasi ruas jalan lintas nasional Bengkulu – Rejang Lebong, dari hasil survei kita, semua pengemudi mengungkapkan kepuasannya atas kondisi dan kualitas jalan lintas nasional, terutama di titik liku sembilan. Kita berharap kualitas ini bisa terus dijaga dan ditingkatkan oleh pihak ketiga maupun pihak BPJN Bengkulu,” pungkasnya.[red]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here