Wakil Panglima Pantau Rampungnya Koperasi Merah Putih Pondok Kelapa, Danrem: Siap Diserahkan ke Desa

0
92

RAKYAT DAERAH – Melalui video conference Wakil Panglima TNI langsung memantau Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah yang dinyatakan rampung 100 persen dan memasuki tahap pengecekan akhir sebelum peresmian.

Video conference dipusatkan di lokasi KDKMP Desa Pondok Kelapa, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah, pada Rabu (19/2) sekitar pukul 09.00 WIB.

Dalam pengecekan Koperasi merah putih, Komandan Korem 041/Garuda Emas (Gamas) Brigadir. Jenderal. TNI. Jatmiko Aryanto memimpinya.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Komandan Kodim 0407/Kota Bengkulu Kolonel Infanteri Condro Edy Wibowo S.Sos., M.M.Han., Kepala Seksi Teritorial Korem 041/Gamas Letkol. Infanteri. M. Eko Prasetyo, Perwira Seksi Teritorial Kodim 0407/Kota Bengkulu Mayor. CPM. Yulizar, Kepala Desa Pondok Kelapa Alamsyah, serta Ketua KDKMP Pondok Kelapa Ari Setiawan.

Kepala Desa Pondok Kelapa Alamsyah menyebut pembangunan telah tuntas dan tinggal menunggu penyerahan resmi.

“Pembangunan sudah selesai 100 persen. Dalam waktu dekat akan diserahkan ke desa. Kami menyambut positif dan siap bekerja sama agar koperasi berjalan sesuai harapan,” ujar Alamsyah.

Disamping itu, Komandan Kodim 0407/Kota Bengkulu Kolonel Infanteri Condro Edy Wibowo S.Sos., M.M.Han. meninjau langsung progres pembangunan pada Jumat, 30 Januari 2026. Ia memastikan pengerjaan dilakukan bersama masyarakat.

“Kami meninjau langsung. KDKMP sudah selesai dan dikerjakan secara swakelola bersama masyarakat. Harapannya koperasi ini bermanfaat luas dan mampu menampung kebutuhan serta hasil masyarakat,” kata Condro.

Ketua Koperasi Desa Pondok Kelapa Hari Setiawan mengatakan, pihaknya kini menunggu distribusi barang dan arahan teknis dari dinas terkait.

“Pembangunan sudah 100 persen dan tinggal menunggu pengiriman barang. Kami berharap ada petunjuk dari dinas agar koperasi berjalan sesuai program pemerintah pusat,” ujar Hari.

Ia menambahkan koperasi akan bergerak di sektor sembako, elpiji 3 kilogram, pupuk, hingga layanan klinik desa. Dengan menargetkan warga mendapat harga lebih baik dan kebutuhan dasar lebih mudah diakses.

“Tahap berikutnya yaitu penyerahan pengelolaan kepada desa dan pengurus koperasi,” tutupnya.[rls]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here