Saldo Raib, OJK Minta Nasabah Bank BRI di Bengkulu Melapor

0
1628

RAKYAT DAERAH – Kasus raibnya saldo tabungan nasabah secara tiba -tiba di rekening Bank BRI masih saja dialami pemilik asal Kota Bengkulu, berinisial RM.

Pada Senin (7/7) lalu, nasabah tersebut mendatangi kantor Bank BRI Cabang Bengkulu awalnya mau mengurus ATM yang tertelan mesin ATM namun tidak kunjung keluar.

Betapa kagetnya RM saat tiba di kantor Bank BRI Cabang Bengkulu, mengetahui saldo tabungannya secara tiba-tiba hilang. Bahkan, saldo tabungannya yang raib hingga 15 juta rupiah.

Ironisnya, ia juga merasa kaget mendapati pemberitahuan bahwa aktivasi rekeningnya telah melakukan transaksi sebanyak 3 kali. Dengan rincian 1 kali transfer dan 2 kali tarik tunai dengan jumlah nominal sebesar Rp 15 juta.

“Saat mendatangi CS BRI. Saya disarankan untuk memblokir buku tabungan saya. Saya tidak terima,” cerita RM kepada wartawan, Senin (7/7).

Wartawan telah berupaya mengkonfirmasi pihak Bank BRI Cabang Bengkulu di S Parman pada Selasa (8/7) lalu. Namun, saat berbicara dengan security menolak wartawan untuk mengkonfirmasi perihal tersebut.

Bahkan, wartawan diminta security mencari tahu nama pimpinan BRI cabang Bengkulu yang hendak ditemui atau dikonfirmasi perihal saldo tersebut.

Terkait kasus raibnya saldo nasabah Bank BRI tersebut, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bengkulu, Ayu Laksmi Syntia Dewi melalui Kepala Bagian PEPK dan LMS Kantor OJK Bengkulu, Delpa Susianti meminta kepada nasabah Bank BRI yang mengalami kasus saldo tabungannya tiba-tiba raib, untuk melaporkannya ke OJK, jika tidak ada respon dari pihak Bank BRI.

“Sesuai prosedurnya, ketika yang bersangkutan merasa dananya berkurang dari rekening, yang bersangkutan harus segera lapor ke banknya, biasanya ada beberapa hal yang diminta oleh bank (kronologinya, laporan polisi (menyusul), rekeningnya). akan ditanggapi berikutnya oleh bank,” ujar Delpa kepada Rakyat Daerah, Kamis (10/7).

Kendati demikian, pihak OJK Bengkulu belum mengetahui dengan jelas apa persoalan menghilangnya saldo nasabah Bank BRI, apakah karena skimming atau kesalahan dari nasabah itu sendiri.

“Atau ybs bisa langsung segera melaporkan ke IASC (Indonesia Anti Scam Center). Sesuai prosedur dan ketentuan IASC dapat dilihat di websitenya: iasc.ojk.go.id. Dan Informasi juga bisa melalui telpon kontak OJK 157 atau email ke iasc@ojk.go.id,” demikian Delpa. [011]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here