RAKYAT DAERAH- Kejuaraan daerah (Kejurda) bridge resmi dibuka, pembukaan olahraga ini dilakukan di salah satu hotel Kota Bengkulu oleh Dr. Hj. Dewi Coryati. M. Si yang diwakili tenaga ahli DPRI Harialliayanto Nurcahyo A. M. Sc. Kejuaran tersebut diikuti 38 atelit dari enam pengda kabupaten dan kota, Sabtu (16/11).
Dalam sambutannya Harial, menyampaikan ibu Dewi akan selalu memperhatikan dan memperjuangkan pembangunan olahraga khususnya di Bengkulu dari berbagai cabor untuk mendorong kemajuan dunia olahraga yang melahirkan atlet berprestasi.
“Pastinya, Dewi berharap dengan kejurda bridge ini akan melahirkan atelit-atelit yang bisa berkiparah diberbagai event, baik regional, nasional maupun internasuonal. Selamat bertanding jaga sportifitas,” tuturnya.
Ketua Pengurus Daerah (pengda) Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (Gabsi) Bengkulu, Dr. Rahiman Dani.MA dalam sambutannya menyampaikan olahraga bridge adalah olahrga konsentrasi dan memerlukan stamina yang kuat. Namun demikian, olahraga satu ini masih kurang peminat, padahal salah satu cabang olahraga (Cabor) merupakan olahraga ditandingkan ditingkatk nasional dan internasional.
“Di Bengkulu orahraga bridge belum begitu populer dan diminati khususnya anak muda. Bahkan ada anggapan judi. Padahal bridge adalah cabang olahrga yang dipertandingkan di PON dan Event Internasional,” tutur Rahiman.
Dikatakannya, ada beberapa atelit kita alumni kampus terkemuka di Bengkulu menjadi atelit akan tetapi di ambil oleh Pengda dan KONI propinsi lain. Karena kita belum bisa memberikan pembinaan seperti propinsi lain.
“Terima kasih atas perhatian dan bantuan Ibu Dr. Hj. Dewi Coryati, teruslah berjuang untuk pembangunan olahraga di Bengkulu,” Tutupnya.






