Pelajar SMAN 5 Tenggelam di Lubuk Batu Kambing, APH Harus Usut Pengelola Wisata Lubuk Batu Kambing

0
16
Korban tenggelam di objek wisata saat mendapatkan Pertolongan medis.dok_ist

RAKYAT DAERAH– Liburan sekolah kali ini menelan korban jiwa di objek wisata Lubuk Batu Kambing, Desa Padang Kedeper, Kecamatan Merigi Kelindang, berakhir duka. Sintia Bela, pelajar SMAN 5 Bengkulu Tengah asal Kecamatan Karang Tinggi, meninggal dunia setelah tenggelam di aliran sungai, Minggu (5/7).

Pengelola objek wisata, Anggra mengatakan, berdasarkan keterangan saksi, korban bersama dua rekannya sempat terjun ke sungai. Korban awalnya menggunakan ban pelampung, namun ban tersebut terlepas dan hanyut sehingga korban diduga kehilangan pegangan lalu tenggelam.

Mendengar teriakan minta tolong dari teman korban, petugas penyelamat yang berjaga langsung menyelam. Namun, korban belum berhasil ditemukan. Pengelola kemudian meminta bantuan warga yang memiliki kemampuan menyelam untuk melakukan pencarian.

Setelah pencarian berlangsung, seorang warga dari desa tetangga akhirnya berhasil menemukan korban di dasar sungai. Saat dievakuasi, korban sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri setelah diperkirakan berada di dalam air selama 15 hingga 30 menit.

Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Daerah Sungai Lemau, Bengkulu Tengah. Namun, upaya medis tidak berhasil menyelamatkan nyawanya. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan wisata perairan.

Insiden objek wisata alam ataupun wisata Tirta hendaknya mematuhi dan mempedomani Standar operasional keamanan berwisata air. Sebab, jika pengelolaan tidak menaati dan menerapkan aturan K3 dalam berwisata, aparat penegak hukum bisa mengusutnya.

“Kita minta pengelolaan wisata harus mempertanggungjawabkan atas Insiden itu. Begitu juga dengan pihak penegak hukum harus mengusut kelengkapan pengelolaan wisata yang menelan korban jiwa itu,” tegas Wahyu, Direktur Lembaga Edukasi dan Kajian Daerah (LEKAD) Provinsi Bengkulu. [red]

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here