BPBD Kota Bengkulu Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem

0
87

RAKYAT DAERAH – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah Kota Bengkulu.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memprediksi adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang dan petir.

Kondisi cuaca tersebut berisiko memicu berbagai bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan air, pohon tumbang, hingga tanah longsor.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bengkulu, I Made Ardana, mengingatkan masyarakat agar selalu waspada, terutama saat beraktivitas di luar rumah.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. Cuaca ekstrem yang terjadi akhir-akhir ini berpotensi menyebabkan pohon tumbang, banjir luapan, hingga gelombang tinggi di pesisir pantai,” ujar I Made Ardana, 24 Mei 2026.

Masyarakat diminta untuk menghindari berteduh di bawah pohon, tiang listrik maupun papan reklame saat hujan dan angin kencang terjadi. Warga juga diminta mengamankan barang-barang di luar rumah yang berpotensi terbawa angin serta terus memantau informasi cuaca dari sumber resmi BMKG.

Selain itu, BPBD mengingatkan masyarakat untuk selalu menjaga keselamatan diri dan keluarga, serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan terjadinya bencana akibat perubahan cuaca yang tidak menentu.

Berdasarkan informasi BMKG, potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai angin kencang dan petir masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah Bengkulu dalam beberapa hari ke depan. Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak mengabaikan peringatan dini yang telah dikeluarkan.

BPBD Kota Bengkulu juga membuka layanan darurat bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan atau ingin melaporkan kejadian bencana melalui Call Center 112 dan Pusdalops BPBD di nomor 117.

“Bersama kita siap, peduli, dan tangguh menghadapi potensi bencana. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama,” tutup I Made Ardana.[adv]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here