Ikuti Pelatihan Nasional BNPB, Kalaksa BPBD Kota Bengkulu Siap Perkuat Kesiapsiagaan Daerah

0
21
kegiatan Senior Disaster Management Training (SDMT) yang diselenggarakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Graha BNPB, Jakarta.dok_ist

RAKYAT DAERAH – Setelah mengikuti kegiatan Senior Disaster Management Training (SDMT) yang diselenggarakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Graha BNPB, Jakarta, Kepala Pelaksana BPBD Kota Bengkulu, I Made Ardana, kembali ke Bengkulu dengan membawa berbagai pengalaman dan wawasan baru terkait kepemimpinan serta manajemen penanggulangan bencana.

Pelatihan yang diikuti oleh 67 Kepala Pelaksana BPBD dari berbagai daerah di Indonesia tersebut menjadi sarana peningkatan kapasitas bagi para pimpinan BPBD dalam menghadapi tantangan kebencanaan yang semakin kompleks.

Selama mengikuti kegiatan, para peserta mendapatkan pembekalan langsung dari Kepala BNPB serta berkesempatan melihat sistem kerja dan fasilitas penanganan bencana yang dimiliki BNPB.

I Made Ardana mengatakan sejumlah materi dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan akan menjadi bahan evaluasi sekaligus penguatan program kebencanaan di lingkungan BPBD Kota Bengkulu.

“Pelatihan ini memberikan banyak pengetahuan baru, terutama terkait kepemimpinan saat kondisi darurat, penguatan koordinasi lintas sektor, serta pemanfaatan data dan teknologi dalam penanggulangan bencana. Hal-hal tersebut akan kami adaptasi sesuai kebutuhan dan kondisi di Kota Bengkulu,” ujarnya, Rabu 20 Mei 2026.

Menurutnya, tantangan kebencanaan saat ini menuntut setiap daerah untuk terus meningkatkan kapasitas kelembagaan, sumber daya manusia, dan kesiapsiagaan masyarakat.

Kota Bengkulu sendiri merupakan daerah yang memiliki berbagai potensi ancaman bencana, mulai dari gempa bumi, tsunami, banjir, abrasi pantai, hingga cuaca ekstrem.

Karena itu, hasil pelatihan yang diperoleh tidak hanya menjadi bekal pribadi sebagai pimpinan organisasi, tetapi juga akan ditransformasikan kepada seluruh jajaran BPBD Kota Bengkulu melalui peningkatan kapasitas internal dan penguatan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Kami ingin memastikan bahwa ilmu yang diperoleh tidak berhenti pada peserta pelatihan saja. Ke depan akan kami tindak lanjuti melalui penguatan sistem kesiapsiagaan, peningkatan kemampuan personel, serta memperkuat sinergi dengan instansi terkait agar respons terhadap bencana dapat dilakukan lebih cepat dan efektif,” kata Made.

Ia juga menilai kunjungan ke sejumlah fasilitas BNPB, seperti Pusat Pengendalian Operasi dan Diorama Kebencanaan, memberikan gambaran mengenai pentingnya sistem informasi dan komando yang terintegrasi dalam penanganan bencana.

Selain memperluas wawasan, pelatihan tersebut juga menjadi ajang bertukar pengalaman dengan para kepala pelaksana BPBD dari berbagai daerah yang memiliki karakteristik ancaman bencana berbeda-beda.

Pengalaman tersebut dinilai penting untuk memperkaya strategi penanggulangan bencana yang dapat diterapkan di daerah.

Dengan bekal yang diperoleh selama mengikuti SDMT, BPBD Kota Bengkulu berkomitmen terus meningkatkan upaya mitigasi dan kesiapsiagaan masyarakat sebagai langkah utama dalam mengurangi risiko bencana.

Melalui penguatan kapasitas aparatur dan kolaborasi lintas sektor, diharapkan ketangguhan Kota Bengkulu dalam menghadapi berbagai ancaman bencana dapat semakin meningkat di masa mendatang.[adv]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here