Aktivis Sosial Ini Tinggalkan Jakarta untuk Selamatkan Moral Anak Bangsa

0
1249

RAKYAT DAERAH – Berangkat dari keresahan terhadap kondisi moral generasi muda di Kecamatan Selagan Raya, Kabupaten Mukomuko, seorang tokoh lokal bernama Sumardi, atau akrab disapa Ardi, memimpin inisiatif besar yang kini tengah menyita perhatian masyarakat: pembangunan Pesantren El-Fatih, lembaga pendidikan Islam terpadu dari jenjang TK hingga SMA.

Sumardi bukan nama baru dalam dunia sosial dan dakwah. Sejak tahun 2006, pria yang kini menjabat sebagai Ketua Yayasan Surau Tinggi El-Fatih ini telah aktif di berbagai organisasi, mulai dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) pada tahun 2006–2010, menjadi relawan di Yayasan AQL Islamic Center Jakarta (2013–2015), bergabung dengan Komunitas Bisnis Tangan Di Atas (TDA) Jakarta Selatan (2016–2019), hingga memimpin Yayasan Langkah Kita Jakarta pada 2020–2024.

Namun kini, ia mengalihkan fokus perjuangannya pada sektor yang sangat krusial: pendidikan agama bagi anak-anak dan remaja di kampung halamannya sendiri.

“Keprihatinan kami cukup dalam. Masih banyak anak-anak di Kecamatan Selagan Raya yang terpapar hal-hal negatif seperti ngelem, ngomik, hingga alkohol. Ini bukan sekadar masalah sosial, tapi krisis moral yang harus segera ditangani,” ujar Ardi.

Dari Keresahan Jadi Gerakan Nyata

Melalui Yayasan Surau Tinggi El-Fatih, Ardi dan timnya mulai membangun pesantren sejak tahun 2022 secara swadaya bersama masyarakat. Gedung awal yang berhasil dibangun terdiri dari empat ruangan yang saat ini difungsikan sebagai ruang belajar untuk tingkat TK dan MI serta ruang kantor.

Respons masyarakat sangat positif. Orang tua menyambut antusias karena pesantren ini dinilai sebagai solusi jangka panjang dalam pembinaan karakter anak-anak melalui pendidikan agama yang kuat dan menyeluruh.

“Harapan kami, anak-anak Mukomuko bisa tumbuh dengan bekal agama yang cukup, terhindar dari perilaku menyimpang, dan menjadi generasi yang membawa perubahan,” jelasnya.

Kebutuhan Mendesak: Gedung Tambahan dan Musholla

Seiring pertambahan jumlah siswa dan naiknya jenjang pendidikan, fasilitas yang ada saat ini sudah tidak mencukupi. Untuk itu, Ardi dan tim kembali membuka penggalangan dana untuk membangun:

  • 1 Unit Musholla

  • 1 Gedung tambahan terdiri dari 3 ruang kelas

Pembangunan ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Oleh karena itu, pihak yayasan mengajak masyarakat luas untuk turut serta dalam program wakaf pendidikan ini.

“Kami sangat berharap sahabat-sahabat semua bisa membantu kami. Ini bukan hanya soal mendirikan bangunan, tapi tentang menyelamatkan masa depan anak-anak,” ungkap Ardi.

Ayo Berdonasi: Wujudkan Pesantren sebagai Benteng Moral Generasi Muda

Bagi masyarakat yang ingin ikut berkontribusi, berikut cara berdonasi:

  1. Klik tombol DONASI SEKARANG di laman resmi penggalangan dana.

  2. Masukkan nominal yang diinginkan.

  3. Pilih metode pembayaran (GO-PAY, transfer bank ke BNI, Mandiri, BCA, BRI, atau kartu kredit).

  4. Transfer ke nomor rekening yang tersedia.

Untuk informasi lebih lanjut atau pertanyaan mengenai pembangunan dan donasi, Anda dapat langsung menghubungi Sumardi (Ardi) di nomor 0852 7361 5598.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here