Pentingnya Seluruh Elemen Berjibaku Pengentasan Kemiskinan

0
378
Rapat Koordinasi (Rakor) Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem yang dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Provinsi Bengkulu di Aula Merah Putih, Kantor Gubernur Bengkulu, Rabu (17/9/2025)/Rakyatdaerah

RAKYAT DAERAH – Pentingnya melibatkan seluruh elemen dalam pengentasan kemiskinan adalah karena kemiskinan adalah isu multidimensional yang membutuhkan sinergi dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, sektor swasta.

Hal itu dikatakan Penjabat Sekda Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem yang dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Provinsi Bengkulu di Aula Merah Putih, Kantor Gubernur Bengkulu, Rabu (17/9/2025).

Ia menekankan pentingnya sinergi seluruh elemen daerah dalam menurunkan angka kemiskinan.

“Pengentasan kemiskinan membutuhkan kerja sama lintas sektor. Kita harus bergerak bersama agar program ini benar-benar berdampak nyata bagi masyarakat,” ujar Herwan Antoni.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Bengkulu, Hj. Yuliswani menambahkan, bahwa rakor ini merupakan tindak lanjut dari Perpres, Inpres, serta Permendagri terkait pengentasan kemiskinan. Sesuai aturan, rakor harus digelar minimal tiga kali dalam setahun dan dipantau langsung oleh tim nasional.

“Dalam beberapa tahun terakhir, progres penurunan angka kemiskinan di Bengkulu cukup baik. Jika kolaborasi ini terus terjaga, kita optimistis pada akhir masa jabatan kepala daerah angka kemiskinan bisa ditekan hingga satu digit,” kata Yuliswani.

Rapat Koordinasi (Rakor) Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem yang dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Provinsi Bengkulu di Aula Merah Putih, Kantor Gubernur Bengkulu, Rabu (17/9/2025)

Selanjutnya, Kepala BPS Provinsi Bengkulu, Ir. Win Rizal memaparkan data terbaru. Ia menegaskan bahwa kemiskinan tidak selalu identik dengan pengangguran.

“Sebagian besar keluarga miskin tetap bekerja, namun kualitas pekerjaan belum mampu menopang kebutuhan keluarga,” jelas Win Rizal.

Rakor ini diikuti oleh Tim Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Provinsi Bengkulu serta perwakilan kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu. [011]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here