Pemkab Benteng Dukung Pengutamaan Bahasa Negara

0
430

RAKYAT DAERAH – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Tengah (Benteng) menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembinaan dan pengutamaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara.

Hal itu disampaikan Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Bengkulu Tengah Eka Nurmaeni didampingi Kadis Dikbud Drs. Tomi Marisi dalam kegiatan sosialisasi dan konsolidasi implementasi Permendikdasmen Nomor 2 Tahun 2025 tentang Pedoman Pengawasan Penggunaan Bahasa Indonesia di Provinsi Bengkulu bertempat di Ballroom Hotel Santika, Selasa (26/8).

Acara dibuka resmi Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Bengkulu Drs. Khairil Anwar, dan dihadiri langsung perwakilan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa RI Wawan Prihartono., M.Hum., Kepala Balai Bahasa Provinsi Bengkulu Andriana Yohan,.S.S., M.A., serta Perwakilan seluruh Kabupaten/Kota se-Provinsi Bengkulu.

“Kami mendukung penuh penerapan pedoman ini, karena penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar merupakan wujud cinta tanah air sekaligus cermin profesionalitas dalam pelayanan publik. Di Bengkulu Tengah akan kita terapkan kepada pegawai agar dapat menjadi contoh yang baik dalam berbahasa Indonesia,” ungkapnya .

Menurutnya, kegiatan ini upaya memperkuat pengawasan serta pembinaan penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik, pendidikan, dan pemerintahan. Permendikdasmen tersebut menjadi dasar penting untuk memastikan bahasa Indonesia tetap menjadi sarana komunikasi resmi yang tertib, efektif, dan sesuai kaidah.

“Regulasi ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran semua pihak dalam menjaga marwah bahasa Indonesia sebagai identitas bangsa,” ucapnya.

Selain itu, juga dilaksanakan Penandatanganan komitmen bersama dan Penandatanganan SK Tim Pelaksana Pengawasan Penggunaan Bahasa Indonesia oleh seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Bengkulu.

Sosialisasi ini juga menjadi wadah konsolidasi antar instansi, baik pusat maupun daerah, dalam menyamakan persepsi terkait implementasi pengawasan bahasa.

Dengan adanya sinergi tersebut, diharapkan tidak hanya aparatur pemerintah, tetapi juga masyarakat luas dapat lebih disiplin menggunakan bahasa Indonesia secara tepat dalam berbagai ranah kehidupan.

Pemda Bengkulu Tengah menegaskan akan terus mendorong pemanfaatan bahasa Indonesia yang berkualitas, termasuk melalui penguatan kebijakan daerah, sosialisasi ke sekolah-sekolah, hingga penyuluhan bahasa di masyarakat. Langkah ini diyakini mampu memperkokoh jati diri bangsa sekaligus menjaga bahasa Indonesia tetap eksis di tengah arus globalisasi. [MC/EK]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here