Kepala Daerah di Bengkulu Didoakan Jadi Menteri

0
636
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, Zamhari saat menyampaikan sambutan di atas podium/Rakyatdaerah

RAKYAT DAERAH – Ada kejadian menarik saat Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana Tahun 2025 di Taman Wisata Mangrove Bhadrika Bengkulu, Kamis (21/8) kemarin. Para kepala daerah di Provinsi Bengkulu didoakan menjadi menteri.

Ucapan itu disampaikan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, Zamhari saat menyampaikan sambutan di atas podium.

Ia memuji kepala daerah terpilih sekarang, diusia muda sudah menjadi orang yang sukses. Dan banyak kepala daerah di Bengkulu usianya masih muda pada zamannya.

Karena itulah, ia mendoakan para kepala daerah di Bengkulu yang sekarang banyak berkiprah di Bengkulu, suatu saat menjadi menteri.

Seperti Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata, Bupati Lebong Azhari, Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari, dan Bupati Kaur Gusril Pausi.

“Doa kita bersama hari ini bagaimana jerit payah kita akan membawa generasi Bengkulu menjadi Indonesia emas pada tahun 2045. Banyak kepala daerah baru pak Gusril, pak Arie, pak Azhari, pak Bambang semuanya ini anak muda. Jadi, saya pernah mengatakan, saya tidak berdoa bapak-bapak ini mereka menjadi Gubernur, saya berdoa bapak ini kedepan menjadi menteri kedepan,” kata Zamhari.

Tampak sejumlah kepala daerah saat menghadiri Rakorda

Pejabat Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) perwakilan Bengkulu ini menambahkan, pasca Kemerdekaan RI banyak sekali putra Bengkulu menjadi menteri.

“Sejarah pernah mencatat. Itu banyak putra Bengkulu ini jadi menteri. Ada Indra Cahya, Abdullah Sidik, Hazairin. Kenapa hari ini tidak muncul lagi? Ini tanggung jawab kita bersama,” jelas Zamhari.

Ia mengaku saat ini menjadi persoalan penting adalag penanganan stunting hingga persoalan ibu hamil.

Menurutnya, keberhasilan penanganan stunting merupakan isyarat menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi generasi emas. Termasuk mampu menduduki kursi Menteri

“Bagaimana generasi kita wajib kita rencanakan. Kalau berbicara keluarga, bagaimana anak kita memiliki daya saing, jiwa pendidik. Ini akan kita ciptakan bersama,” tutup Zamhari.

Rakorda ini juga menjadi forum evaluasi atas capaian kinerja BKKBN di Bengkulu, mengidentifikasi kelemahan, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor. Melalui kerja sama dan dukungan semua pihak, Program Bangga Kencana diharapkan mampu menjawab tantangan pembangunan keluarga, kependudukan, dan penurunan stunting di Provinsi Bengkulu.

Diketahui, sejumlah agenda penting turut mewarnai Rakorda, antara lain:
* Launching Bengkulu Satu Data
* Penyematan Orang Tua Asuh untuk Pencegahan Stunting (Gerakan Genting)
* Pemberian penghargaan kepada pemerintah daerah dan mitra atas dukungan dalam program BKKBN
* Pelantikan dan pengukuhan Forum Komunikasi Kader IMP Provinsi Bengkulu. [011]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here