Ditunjuk Jadi Ketua PODSI Bengkulu, Joko: Olahraga Dayung Berpotensi Harumkan Nama Daerah

0
437
Ketua PODSI Provinsi Bengkulu, AKBP Joko Susilo memimpin rapat perdana penyusunan pengurus PODSI Provinsi Bengkulu yang digelar di Pantai Jenggalu, Jum'at (11/7) sore sekitar pukul 17.00 WIB/Rakyatdaerah

RAKYAT DAERAH – Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) memutuskan AKBP Hadi Joko Susilo sebagai Ketua Pengurus PODSI Provinsi Bengkulu. Untuk itu, AKBP Hadi Joko Susilo langsung memimpin rapat perdana penyusunan Pengurus PODSI yang digelar di Pantai Jenggalu, Jum’at (11/7) sore sekitar pukul 17.00 WIB.

Turut hadir sejumlah pengurus yang berasal dari berbagai elemen, seperti atlet, pengusaha, pengurus KONI hingga sejumlah awak media.

Ketua PODSI Provinsi Bengkulu, AKBP Hadi Joko Susilo mengungkapkan, bahwa dalam 14 hari kedepan memulai reorganisasi struktur, hingga rapat evaluasi dalam persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Rencana saya jangka pendek ini saya adalah reorganusasi struktur PODSI Provinsi Bengkulu,” kata Joko kepada wartawan, Jum’at (11/7).

Ia mengakui terpilih jadi ketua pengprov menjadi tantangan untuk mempersiapkan atlet secara maksimal meski tanpa anggaran. Terlebih lagi, PODSI Bengkulu sudah lama vakum.

“Saya ingin dayung ini berkembang. Karena saya juga di organisasi ini juga nol. Setengah mati kami ingin mengembangkan bibit-bibit atlet. Khususnya jenjang SD hingga SMA,” ujar Joko.

Rapat perdana penyusunan P
Pengurus PODSI Provinsi Bengkulu yang digelar di Pantai Jenggalu, Jum’at (11/7) sore sekitar pukul 17.00 WIB/Rakyatdaerah

Namun, kata Joko, pihaknya akan berupaya maksimal yang bisa mensupport kesiapan atlet di PON nanti. Terlebih lagi, cabang olahraga itu paling banyak menyumbang emas di PON.

“Kita memiliki spot spot di Bengkulu untuk latihan. Minimal kita latih dan kirim atlet untuk menuju PON. Olahraga dayung berpotensi harumkan nama daerah,” tutup Joko. [011]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here