
RAKYAT DAERAH – Penanganan Kasus dugaan kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) aset Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Mega Mall dan PTM terus didalami oleh Kejati Bengkulu. Dimana Kamis pagi (5/6) disepakati aset Mega Mall dan PTM oleh Kejati Bengkulu dititipkan Kepada Pemkot Bengkulu.
Penitipan aset Mega Mall dan PTM itu dilakukan dalam pertemuan antara Pemerintah Kota Bengkulu dan Kejati Bengkulu.
Usai pertemuan Kejati Bengkulu, Victor Antonius Saragih Sidabutar menyampaikan bahwa aset Pemkot Bengkulu berupa sebidang tanah, bangunan Mega Mall dan PTM telah dititipkan ke Pemkot Bengkulu untuk dikelola dengan baik.
“Penitipan ini bentuk kepedulian terhadap para ratusan pedagang yang beraktifitas jual beli. Kedepan kita akan komunikasikan ke BUMN yang menangani bidang pengelolaan Mall, dengan harapan agar aset ini bisa dikelola dengan baik. Sembari itu, penitipan aset ini kedepannya bisa dikelola oleh Pemkot dalam hal ini dinas Perdagangan Kota Bengkulu dan tidak boleh dikerjasamakan ke pihak lain sampai ada keputusan dari pihak BUMN,” terang Victor dalam keterangan persnya, Kamis (5/6).
Sementara itu, Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi menyampaikan terimakasih atas Penegakan hukum atas kebocoran PAD Pemkot Bengkulu. Dimana selamat ini pengelolaan Mega Mall dan PTM tidak menghasilkan PAD untuk Kota Bengkulu. Sebagaimana disampaikan, Pemkot Bengkulu diberi amanah penitipan aset Mega Mall dan PTM untuk dikelola, sebab di Mega Mall dan PTM ada aktifitas ekonomi yang tidak bisa di putus.
“Selaku pemerintah Kota Bengkulu kami siap menerima penitipan ini, dan kami akan melakukan inovasi-inovasi untuk memperbaiki kondisi Mega Mall agar pasar itu semakin baik dan pedagang-pedagang baru bisa masuk.
Dedy mengungkapkan, peran Pemkot hanya menerima penitipan saja. Untuk bentuk kerjanya pihak Pemkot hanya bisa memperbaiki fasilitas yang rusak, memperindah dan tidak boleh melakukan kerjasama kepihak lain.
“Kami sampaikan kepada masyarakat Bengkulu Mega Mall dan PTM tetap beroperasi. Kedepannya kami akan melakukan inovasi-inovasi dalam bentuk event-event hingga akan mengarahkan seluruh ASN untuk berbelanja disana agar pusat perbelanjaan Mega Mall dan PTM kembali hidup,” pungkasnya.[tim]





