RAKYAT DAERAH – Aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seluma mengalami “Overload” atau kelebihan. Saat ini jumlah pegawai negeri sipil maupun pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja di Kabupaten Seluma mencapai 6.018 orang.
Bupati Seluma, Teddy Rahman, mengatakan dengan banyaknya jumlah pegawai ini membuat belanja rutin pegawai hingga mencapai 65 persen dari jumlah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Seluma.
“Jumlah pegawai di Seluma ini sudah sangat luar biasa. Saat ini belanja rutin pegawai sudah mencapai 65 persen dari APBD,” ungkap Teddy Rahman, Sabtu (17/5).
Menurut Teddy Rahman dengan banyaknya jumlah pegawai saat ini sangat membebani biaya pengeluaran atau belanja APBD. Idealnya jumlah pegawai di Kabupaten Seluma sekitar 35 hingga 40 persen atau sekitar 4.000 pegawai.
Dalam mengatasi permasalahan ini Teddy Rahman membuka peluang kepada seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seluma yang ingin pindah tugas ke daerah lain, supaya belanja pegawai dan beban APBD bisa berkurang.
“Kita harus mengurangi beban-beban APBD. Mangkanya kalau ada yang ingin pindah, silahkan pindah,” ucap Teddy Rahman.
Untuk menghemat APBD ditengah efisiensi anggaran, Teddy Rahman juga akan mengurangi belanja tambahan penghasilan pegawai atau TPP. Jika pegawai tidak aktif dalam kehadiran maka TPP akan dikurangi, begitu juga sebaliknya.
“Kemudian TPP. Kalau absennya tertib maka TPP-nya akan full, dan yang terlambat maka TPP-nya akan berkurang,” tutup Teddy Rahman. [690]






