APJI Bengkulu Siap Gelar MBG, Trisna Anggraini: Kita Siap 20 Katering Se-Bengkulu 

0
270

RAKYAT DAERAH – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI) Provinsi Bengkulu siap menggelar program presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto Makanan Bergizi Gratis (MBG) dari balita sampai Sekolah menengah atas. Di provinsi Bengkulu APJI sudah menyiapkan sekitar 20 pengusaha catering yang berada dibawah naungannya.

Keseriusan kesiapan mensukseskan MBG itu, Kamis siang (13/2) Tim dari Badan Gizi Nasional (BGN) telah melakukan pengecekan kesiapan dapur YE Catering yang beralamat di Jalan Putri Gading Cempaka kelurahan Penurunan kecamatan Ratu Samban yang merupakan pengusaha Jasa Boga yang bernaung di APJI.

Dari pantauan Jurnalis Rakyat Daerah, tim melakukan pengecekan seluruh fasilitas dapur yang siap memproduksi MBG untuk wilayah Kota Bengkulu, selain itu tim juga berdialog dengan tenaga YE Katering yang siap menggelar MBG.

Ketua APJI Provinsi Bengkulu, Trisna Anggraini mengatakan, alhamdulillah penilaian dari tempat tim BGN berjalan dengan lancar, dimana tim melihat kesiapan dapur katering dan SDM untuk pelaksanaan kegiatan MBG.

“Kita dari APJI Provinsi Bengkulu sudah siap sekitar 20 Katering yang tersebar di kota Bengkulu hingga di kabupaten dan kesemuanya sudah siap, baik dari perizinan hingga peralatannya maupun SDM, dengan level dapur masing- masing,” jelas Trisna.

Trisna mengungkapkan, selaku ketua umum APJI pihaknya himbauan kepada tim yang melakukan survei dapur untuk MBG, bahwasanya APJI dan Unhan adalah mitra. Dimana APJI telah memberikan pelatihan terhadap tim Sarjana penggerak pembangunan Indonesia (SPPI) yang memiliki peran dan tugas sebagai kepala dapur dalam pelaksanaan MBG.

“Intinya kita APJI siap, apapun interuksinya dan arahanya kami sudah siap melaksanakan MBG. Semua katering APJI siap memenuhi sekolah terdekat dengan posisi dapur masing-masing. Misalnya YE catering yang kita kelola, dimana berdomisili di Kelurahan Penurunan kecamatan Ratu Samban. Jadi, kita pilih sekolah dasar disekitar Kecamatan Ratu Samban. Dengan alasan makanan yang akan disajikan untuk anak didik bisa dijaga kualitasnya,” terangnya.

Trisna menjelaskan, sebagai Ketum APJI pihaknya meminta kebijakan dari Badan Gizi Nasional agar mendukung catering yang bernaung di APJI. Sehingga pengusaha Jasa Boja di Bengkulu bisa naik kelas ke tingkatan industri.

“Intinya kita APJI sudah siap 20 dapur catering untuk mensukseskan MBG di provinsi Bengkulu. Bahkan jika dibutuhkan lebih dari 20 dapur kita akan siapakan agar program Presiden RI di Bengkulu bisa terlaksana dengan baik,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here