Diduga Keracunan MBG, 7 Murid SDN 59 Bengkulu Dilarikan ke Rumah Sakit

0
18
Tampak beberapa siswa yang tengah ditangani medis di RSHD Kota Bengkulu.dok_ist

RAKYAT DAERAH — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Bengkulu menjadi sorotan setelah tujuh murid SDN 59 Kota Bengkulu, Jalan Bukit Barisan, Kecamatan Ratu Agung, dilaporkan mengalami gangguan kesehatan usai menyantap makanan MBG.

Ketujuh siswa tersebut dilaporkan mengalami sejumlah keluhan, di antaranya mual, muntah, dan pusing. Mereka kemudian dibawa ke Rumah Sakit Harapan dan Doa (RSHD) Kota Bengkulu untuk mendapatkan penanganan medis.

Salah seorang wali murid mengatakan, anaknya yang duduk di kelas IV mulai mengalami keluhan setelah mengonsumsi makanan MBG. Menurutnya, gejala yang dialami berupa mual, muntah, hingga pusing.

Kabar tersebut sontak membuat para orang tua siswa panik dan khawatir. Mereka mempertanyakan kondisi makanan yang dibagikan melalui program MBG, mengingat program tersebut seharusnya memberikan asupan bergizi dan mendukung kesehatan para pelajar.

Meski demikian, belum dapat dipastikan apakah gangguan kesehatan yang dialami ketujuh siswa tersebut disebabkan oleh makanan MBG. Dugaan keracunan masih memerlukan pembuktian melalui pemeriksaan medis serta penelusuran dan investigasi dari pihak terkait.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak SDN 59 Kota Bengkulu, RSHD Kota Bengkulu, maupun Dinas Kesehatan Kota Bengkulu mengenai kejadian tersebut. Termasuk kondisi terkini ketujuh siswa dan hasil pemeriksaan medis yang telah dilakukan.

Publik pun menunggu penjelasan resmi dari pihak terkait untuk memastikan penyebab kejadian tersebut dan mengetahui apakah terdapat persoalan pada makanan MBG yang dikonsumsi para siswa.

Kasus ini diharapkan segera ditelusuri secara menyeluruh agar penyebabnya dapat diketahui secara pasti dan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.[red]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here