Pimpin ASKI, Yosia Yodan Targetkan Kopi Bumi Merah Putih Mampu Bersaing Dikanca Nasional

0
27

RAKYAT DAERAH – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Kopi Seluruh Indonesia (ASKI) Provinsi Bengkulu resmi terbentuk. Di bawah kepemimpinan Yosia Yodan, organisasi ini membawa misi besar untuk mengangkat derajat kopi lokal Bengkulu agar mampu bersaing di kancah nasional dan internasional. Bahkan, ditangan Yosia Yodan ASKI Bengkulu targetkan Kopi Bumi Merah Putih Jadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri.

‎Ketua DPD ASKI Provinsi Bengkulu, Yosia Yodan, menyatakan kegembiraannya atas kehadiran Pengurus Pusat dan terbentuknya kepengurusan di tingkat daerah. Menurutnya, fokus utama ASKI saat ini adalah memperkuat identitas dan citra (branding) kopi Bengkulu.

‎”Tujuannya adalah bagaimana kita bisa menjadi tuan rumah di daerah sendiri. Kopi Bengkulu ini adalah kopi terbaik yang harus kita ‘branding’. Kita jangan hanya bangga dengan merek-merek nasional yang masuk ke Bengkulu, sebaliknya, kita harus bangga dengan merek lokal yang akhirnya mampu menembus pasar nasional,” ujar Yosia, Rabu (29/4).

‎Yosia menjelaskan bahwa kepengurusan ASKI Bengkulu saat ini melibatkan lebih dari 50 pengurus yang tersebar dari wilayah utara hingga selatan, mulai dari Bengkulu Utara, Kota Bengkulu, hingga Rejang Lebong, Lebong, Kepahiang, dan Kaur. Ekosistem ini mencakup seluruh rantai nilai industri kopi.

‎”Teman-teman tadi luar biasa, sebuah ekosistem yang lengkap. Mulai dari prosesor, q-grader, petani kopi, pedagang (trader), hingga pemilik kedai kopi (coffee shop). Semua siap berkolaborasi,” terangnya.

‎Sebagai langkah awal, ASKI Bengkulu tengah menyusun program kerja strategis yang akan diaplikasikan dalam lima tahun ke depan. Program-program tersebut dirancang untuk meningkatkan kompetensi para pelaku industri kopi di Bengkulu.

‎Beberapa poin penting dalam resolusi ASKI Bengkulu, yaitu Peningkatan Kompetensi, dengan melaksanakan pelatihan dan kompetensi bagi para pelaku industri. Studi banding atau melakukan kunjungan ke daerah lain untuk memperluas wawasan dan standar kualitas. Penguatan Merek, dengan mendorong kedai kopi lokal untuk “naik kelas” dan menjadi pemain utama.

‎”Dari hulu sampai hilir, Bengkulu harus menjadi pemain utama. Kita memiliki potensi yang luar biasa. Ini adalah kesempatan kita bersama-sama untuk membangun ekosistem kopi Bengkulu menjadi semakin baik dan naik kelas,” pungkas Yosia.

‎Dengan terbentuknya ASKI Bengkulu, diharapkan komoditas kopi bukan lagi sekadar hasil bumi mentah, melainkan produk unggulan yang memiliki nilai tambah tinggi dan menjadi kebanggaan masyarakat Provinsi Bengkulu di level nasional.[rls]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here