Walikota Bengkulu Pimpin Apel di Pasar Panorama, Tegaskan Komitmen Penataan Tanpa Menghambat Pedagang

0
126
Pimpin Apel Gabungan, Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi tegaskan komitmen penataan kawasan pasar.dok_ist

RAKYAT DAERAH – Pemerintah Kota Bengkulu memulai langkah penataan Pasar Panorama melalui apel gabungan yang dipimpin langsung Wali Kota Dedy Wahyudi bersama Wakil Wali Kota, Kamis (12/2) pagi.

Kegiatan yang digelar di kawasan pasar tersebut turut melibatkan pedagang kaki lima (PKL) sebagai peserta apel.

Dalam arahannya, Dedy Wahyudi menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di tengah pasar merupakan bentuk dukungan nyata kepada para pedagang

“Kehadiran kami di sini adalah bukti bahwa pemerintah hadir untuk para pedagang. Penataan ini akan terus dilanjutkan hingga Pasar Panorama tertata rapi, bersih, dan nyaman,” ujar Dedy.

Ia menekankan bahwa penataan tidak bertujuan membatasi warga dalam mencari nafkah. Menurutnya, pemerintah hanya ingin memastikan kawasan pasar menjadi lebih tertib dan enak dipandang, sehingga pembeli merasa nyaman berbelanja.

“Tidak ada sedikit pun niat kami melarang pedagang mencari nafkah. Kami hanya ingin menata agar Pasar Panorama nyaman bagi pembeli dan bagi kita semua,” tegasnya.

Wali Kota juga mengingatkan pedagang agar tidak berjualan di badan jalan karena dapat mengganggu lalu lintas dan ketertiban umum. Ia meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menindak tegas pelanggaran yang masih terjadi.

Selain penertiban, apel tersebut juga dimanfaatkan untuk memastikan aparatur sipil negara (ASN) berbelanja di dalam area pasar. Dedy meminta agar setiap pelanggaran terhadap imbauan tersebut segera dilaporkan.

“Kami apel di sini untuk memastikan ASN membeli di dalam pasar. Jangan ada yang berbelanja di luar. Jika ada yang melanggar, silakan laporkan,” pungkasnya.

Pemerintah Kota Bengkulu memastikan penataan Pasar Panorama akan terus dilakukan secara bertahap dengan pendekatan persuasif, demi menciptakan lingkungan pasar yang lebih tertib, bersih, dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. [***]

 

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here