Anak Mantan Bupati BS, Rio Aribowo Sebut Repal Pahlevi Penipu

0
11
Anak mantan Bupati Bengkulu Selatan Reskan Efendi, yaitu Rio Aribowo menjadi korban penipuan Jual beli jabatan Bank Bengkulu.dok_ist

RAKYAT DAERAH — Anak mantan Bupati Bengkulu Selatan Reskan Efendi, yaitu Rio Aribowo menjadi korban dalam perkara dugaan penipuan terkait seleksi Direktur Utama (Dirut) Bank Bengkulu, menyebut terdakwa Repal Pahlevi sebagai penipu asli atau biasa disebut penipu ulung hal itu terungkap aksi yang dilakukan Repal cukup cerdik mengelabui orang dan berhasil meraup uang yang disinyalir hingga miliaran.

Pernyataan tersebut disampaikan Rio setelah menjalani pemeriksaan sebagai saksi korban dalam sidang lanjutan perkara Repal Pahlevi di Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu.

Rio mengungkapkan, dirinya awalnya yakin Repal dapat membantu dalam proses seleksi Dirut Bank Bengkulu setelah diperkenalkan dan diyakinkan oleh seseorang bernama Teddy. Keyakinan tersebut semakin kuat karena Repal mengaku sebagai pegawai Bank Bengkulu.

“Pertama diyakinkan oleh saudara Teddy dan Teddy juga bukan orang lain. Yang kedua, karena Repal bisa membuktikan bahwa dia itu pegawai Bank Bengkulu pada saat itu,” ungkap Rio kepada wartawan usai persidangan.

Menurut Rio, saat bertemu dengan Repal, terdakwa juga terlihat menggunakan sejumlah kendaraan yang dinilai mewah. Namun, belakangan dirinya mengetahui kendaraan tersebut ternyata merupakan mobil rental.

“Beliau (Repal) pada saat itu pakai mobil Fortuner, mobil Innova. Walaupun pada penghujungnya diketahui mobil itu mobil rentalan. Memang menurut saya, Repal itu asli, memang beliau itu penipu,” ujar Rio.

Konfirmasi kepada Tomi

Rio kemudian mengaku berusaha melakukan konfirmasi kepada seseorang bernama Tomi yang disebut-sebut berkaitan dengan penyerahan uang oleh Repal untuk mengurus kepentingan istri dalam proses seleksi Dirut Bank Bengkulu.

Rio mengatakan, dirinya sempat menghubungi Tomi untuk menanyakan siapa sebenarnya Repal. Dari komunikasi tersebut, Rio mengaku mendapat penjelasan bahwa Repal merupakan penipu.

“Saya pernah coba telepon Tomi untuk menanyakan siapa Repal. Tomi menjelaskan bahwa Repal itu penipu. Di situlah saya baru sadar juga kalau sudah kacau ini,” katanya.

Rio juga menyebut hasil komunikasinya dengan Tomi menunjukkan bahwa Tomi tidak pernah menerima uang yang sebelumnya disebut-sebut berkaitan dengan proses tersebut.

“Saya juga tidak pernah ketemu dengan Tomi dan dari awal saya sudah komunikasi dengan Tomi, memang tidak ada sangkut pautnya,” imbuh Rio.

Perkara dugaan penipuan tersebut kini masih berproses di PN Bengkulu. Keterangan Rio Aribowo merupakan bagian dari kesaksiannya sebagai korban dan akan diuji bersama alat bukti serta keterangan saksi lainnya dalam persidangan.[red]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here