Dugaan Korupsi Pembangunan Infrastruktur Di Bengkulu

0
199

RAKYAT DAERAH – Dugaan Pembangunan yang dikerjakan oleh BPJN Satker wilayah I banyak yang sudah rusak parah. Padahal umur pembangunan baru 1-2 tahun dan sudah terlihat rusak serta mengancam pengguna jalan.

Ketua Aliansi Bengkulu Anti Korupsi, Rio Setiawan menegaskan, BPJS wilayah provinsi blBengkulu Satker wilayah I,  Ir. Tedi hardianto. ST dianggap yg bertanggung jawab atas kegiatan tersebut begitu juga dengan PPTKnya.

“Kita sangat miris melihat pembangunan yang dikerjakan BPJN Satker wilayah I sudah rusak dan bahkan bisa mengancam pengguna jalan. Tim kita mencurigai pembangunan infrastruktur yang dikerjakan Satker I BPJN wilayah Bengkulu itu sarat akan korupsi. Bagaimana tidak umur pembangunan tidak lama dan kini mengalami rusak parah,” beber ketua aliansi Bengkulu Anti Korupsi Rio Setiawan, Senin (20/10).

Rio menegaskan, pihaknya akan terus mendalami data yang berhasil dihimpun saat ini. Jika data yang sudah masuk akan dianalisis dan dirangkum agar mempermudah untuk pelaporan.

“Kita akan laporkanTedi hardianto yang bertanggung jawab atas proyek lapis tebing tahun 2023 itu yang dikerjakan Satker I BPJN wilayah Bengkulu itu. Sebab, kegiatan yang menggunakan uang negara puluhan miliar harus dipertanggungjawakan dengan hasil pembangunan yang dinilai gagal itu,” tegas Rio

Rio mengungkapkan, timnya saat ini tengah melakukan investasi terkait pembangunan infrastruktur di desa Durian Daun Dusun Raja, Desa Air Padang, yang menelan anggaran puluhan miliar rupiah. Dibeberapa titik kerusakan proyek puluhan miliar yang dikerjakan Satker I BPJN wilayah Bengkulu itu sudah mulai hancur parah.

Kondisi proyek pembangunan di lintas Bengkulu Utara -Mukomuko.dok_ist

“Untuk infrastruktur di Desa Durian Daun saja menelan anggaran sekitar Rp 8 Miliar, belum kegiatan lainnya, dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) wilayah Bengkulu harus  bertanggungjawab. Intinya kita akan minta kepada Aparat penegak hukum untuk lebih sigap dalam pengawasan dan penindakan koruptor infrastruktur di provinsi Bengkulu. Kita akan laporkan proyek itu,” tutupnya.[tim]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here