Dugaan Perjalanan Dinas DPRD BU, Jaksa Tetapkan 2 Tersangka 

0
216
Kejari Bengkulu Utara mengelar Konferensi pers penetapan tersangka kasus dugaan korupsi perjalanan dinas dewan.dok_ist

RAKYAT DAERAH – Penyelidikan dan penyidikan kasus dugaan korupsi perjalanan dinas di DPRD Kabupaten Bengkulu Utara semakin terang. Dimana Rabu (30/4) tim penyidik Tindakan Pidana Kusus Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan perjalanan dinas itu.

Dari konferensi pers yang digelar Kejari Bengkulu Utara, disampaikan ada dua tersangka yang ditetapkan, pertama berinisial EF mantan Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Bengkulu Utara yang kini menjabat sebagai Kepala BPBD Bengkulu Utara. Kemudian tersangka kedua berinisial AF mantan bendahara DPRD Bengkulu Utara.

Tampak kedua tersangka kasus dugaan perjalanan dinas DPRD BU saat digelandang petugas untuk dilakukan penahanan.dok_ist

Dikatakan Kepala Kejari Bengkulu Utara, Ristu Dermawan, penetapan kedua tersangka setelah dilakukan gelar perkara oleh tim penyidik. Keduanya dilakukan penahanan selama 20 hari kedepan demi proses penyidikan.

“Penahanan ini dilakukan agar tersangka tidak berupaya menghilangkan barang bukti. Untuk tersangka EF ditahan di Lapas perempuan Bengkulu sedangkan tersangka AF ditahan di Lapas Argamakmur,” terang Ristu dihadapan awak media.

Ristu menjelaskan, dalam proses penanganan kasus dugaan perjalanan dinas fiktif, penyidik berhasil menyelamatkan uang negara sebesar Rp 795.911.600. dan menyita barang bukti berupa 16 cap dan dokumen.

“Dalam kasus ini kita melakukan pemeriksaan saksi hingga 79 orang baik dari ASN di dewan, anggota dewan aktif, dewan provinsi atau mantan anggota DPRD. Pemeriksaan saksi itu akan terus digebar hingga pekan depan,” tuturnya.

Ristu mengungkapkan, modus tersangka ini dengan melakukan perjalanan dinas ganda dan itu fiktif. Sehingga anggaran perjalanan dengan nilai Rp 19 miliar bisa terserap abis.

“Kita masih menunggu audit dari oikah BPKP berapa sebenarnya kerugian negara akibat perbuatan tersangka. Untuk penangananmya masih terus dilakukan pengembangan termasuk dugaan pencucian uangnya serta penyidik juga tengah menelusuri aset-aset tersangka. Jika ada informasi silahkan lapor ke kami,” pungkasnya. [kiw]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here