RAKYAT DAERAH – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lebong menggelar rapat paripurna istimewa serah terima jabatan (Sertijab) Bupati dan Wakil Bupati Lebong Periode 2025-2030 bertempat di ruang rapat paripurna DPRD Lebong, pada Selasa (4/2).
Rapat paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Lebong, Carles Ronsen didampingi Waka I, Ahmad Lutfi, Waka II, Rinto Cahyo Putra dan sejumlah anggota DPRD Lebong lainnya beserta Unsur Forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) dan Kepala OPD di lingkungan Pemkab Lebong.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Lebong, Carles Ronsen menyampaikan ucapan selamat atas telah dilantiknya Azhari dan Bambang Agus Supra Budi sebagai Bupati dan Wakil Bupati Lebong periode 2025-2030, serta ucapan terima kasih atas pengabdian dan dedikasi Kopli Ansori-Fahrurrozi sebagai Bupati dan Wakil Bupati kabupaten Lebong periode 2021-2025.

“Selamat dan sukses kepada saudara H. Azhari SH.,MH., dan saudara Bambang Agus Supra Budi S.Sos.,M.Si atas pelantikan sebagai Bupati dan wakil Bupati kabupaten Lebong masa jabatan 2025-2030. Dan kami juga mengucapkan terima kasih atas pengabdian dan dedikasinya kepada saudara Kopli Ansori dan Fahrurrozi sebagai Bupati dan wakil Bupati kabupaten Lebong Masa Bakti 2021-2025,” ucap Carles Ronsen.

Sementara itu, Bupati Lebong, Azhari mengungkapkan, atas nama pribadi selain menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kopli Ansori dan Fahrurrozi yang telah memimpin Kabupaten Lebong tahun 2021-2025, dalam pidatonyo juga meminta antara lain agar seluruh ASN untuk bekerja efisien sesuai dengan perintah dan arahan presiden.
“Untuk para ASN agar dapat bekerja efisien sesuai dengan perintah dan arahan presiden agar tetap lincah menyesuaikan dan adaftasi dengan situasi ekonomi hari ini, dimana seluruh kegiatan perencanaan harus berlandaskan pada hasil yang baik, hasil itu untuk kepentingan rakyat seperti apabila kita membangun jalan dimana tujuannya untuk memudahkan masyarakat atau petani untuk mengangkut hasil dengan baik, dan saya perintahkan Dinas PU dan dinas terkait untuk Cek hal tersebut,” tegas Azhari.

Dalam Pidatonya juga Azhari menegaskan agar seluruh ASN dapat melakukan adaptasi dan bekerja secara cepat dan tepat serta displin.
“Dibawah kepemimpinan saya agar seluruh ASN dapat melakukan adftasi dan bekerja secara cepat dan tepat, namun jika saya anggap tidak disiplin dan tidak bekerja untuk rakyat maka akan saya ganti secepatnya,” ungkap Azhari.
Azhari juga mengingatkan dalam seratus hari kerja para ASN bekerja dengan baik, berkordinasi dengan baik serta menggunakan anggaran yang benar benar untuk kepentingan rakyat maka akan dia pertahankan.
“Saya berikan waktu 100 hari untuk bekerja sesuai dengan bidangnya,” pungkas Azhari.
Pada kesempatan yang sama Azhari juga memberikan atensi khusus kepada Sekretaris daerah (Sekda) kabupaten Lebong H. Mustarani Abidin untuk menertibkan semua fasilitas yang tidak sesuai dengan kompetensinya.
“Saya minta saudara Sekda (Mustarani) untuk menertibkan dalam kurun waktu 100 hari dan akan saya evaluasi dan monitoring,” ucap Azhari.
Bahkan, Azhari menegaskan kepada semua pihak untuk tidak menjual nama Bupati untuk kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu dalam hal apapun.
“Jangan ada yang menjual nama Bupati untuk kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu dalam hal apapun. Kalau ada yang menjual nama Bupati sa’at ini saya sampaikan, jangan main main, dan jangan coba coba siapapun orangnya akan saya tindak tegas, serta kalau ada apa-apa nanti akan saya siapkan nomor untuk tempat pengaduan,” pungkas Azhari. [011]






