
RAKYAT DAERAH – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah terus berupaya melakukan peningkatan kualitas literasi di lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu. Terutama dalam upaya pengembangan perpustakaan khusus di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Bengkulu Meri Sasdi mengatakan dalam rangka mewujudkan semangat literasi tersebut pihaknya sudah melakukan penilaian terhadap perpustakaan yang ada di setiap OPD. Tujuanya tidak lain untuk peningkatan kualitas dan peningkatan sumber daya manusia.
Selain itu juga penguatan literasi juga sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomr 43 Tahun 2007 tetang Perpustakaan. Untuk itu setiap OPD diwajibkan memiliki perpustakaan masing-masing. Sehinga pihaknya menggelar lomba perpustakaan khusus OPD dan diumumkan hasilnya pada 11 Desember lalu.
“Ini adalah tahun kedua pelaksanaan lomba perpustakaan khusus OPD di Provinsi Bengkulu. Alhamdulillah, untuk peserta tahun ini jumlah meningkat signifikan, begitu pula hasil penilaian dengan kualitas perpustakaannya. Para peserta benar benar semangat dalam mewujudkan perkembangan perpustakaanya di OPD masing-masing. Kita harapkan kualitas ini bisa terus ditingkatkan dan dipertahankan,” kata Meri Sasdi yang dikenal ramah dan dekat dengan wartawan ini.
Menurut Meri Sasdi, Peningkatan literasi di lingkungan pemerintahan memiliki dampak positif pada kinerja ASN (Aparatur Sipil Negara). Salah satu inisiatif yang diterapkan adalah gerakan membaca 15 menit sebelum memulai aktivitas kerja. Dengan kebiasaan ini, literasi para ASN diharapkan semakin baik, yang pada akhirnya berdampak pada pencapaian target-target pemerintah, khususnya di tingkat Provinsi Bengkulu.
“Kami melihat banyak perkembangan dari segi partisipasi dan kualitas perpustakaan yang dilombakan. Ini menunjukkan bahwa kesadaran terhadap pentingnya literasi di lingkungan pemerintahan mulai tumbuh. Kita harapkan semangat ini terus dijaga dan menjadi budaya di setiap OPD yang ada di Provinsi Bengkulu,” tambah mantan Pj Bupati Seluma ini.
Lalu kata Meri, Selain memberikan penghargaan kepada perpustakaan terbaik pada tahun ini, lomba yang sudah dilaksanakan dengan baik dapat juga menjadi motivasi bagi OPD lainnya untuk meningkatkan fasilitas perpustakaan mereka. Diharapkan, keberadaan perpustakaan tidak hanya menjadi simbol, tetapi benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan dan wawasan pegawai dalam mendukung tugas-tugas pemerintahan.
“Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan indeks literasi masyarakat. Dengan partisipasi aktif dari perangkat daerah, diharapkan literasi di Bengkulu bisa menjadi contoh bagi daerah lainnya di Indonesia. Kita juga dapat menciptakan lingkungan kerja yang mendukung budaya literasi. Dengan begitu, kinerja dan produktivitas ASN semakin meningkat, dan visi pembangunan Provinsi Bengkulu bisa tercapai dengan lebih baik,” ungkapnya.(*)





