Lanjut Tahap Dua, Bumdes Batu Bandung Kembali Tanam Jagung 10 Kilogram 

0
221
Lokasi kedua program Sadesahe Desa Batu Bandung.dok_rd

RAKYAT DAERAH – Untuk mendukung program ketahanan pangan nasional , Pemerintah Desa Batu Bandung melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) kembali melanjutkan penanaman Jagung. Bahkan pihaknya menargetkan dua hektar dalam program satu desa satu hektar (Sadesahe) tanam Jagung di tahun 2025.

Pada tahap kedua ini, Bumdes Batu Bandung kembali menanam Jagung sebanyak 10 Kilogram berlokasi di Rimbau Serau. Dengan begitu seluruh lahan yang sudah berhasil ditanam mencapai lebih dari satu hektar.

“Tahap kedua ini kita tanam 10 Kilogram artinya lahan Jagung kita saat ini sudah lebih dari satu hektar. Kami optimistis program Sadesahe di Batu Bandung ini akan membuahkan hasil maksimal,” kata Kades Batu Bandung Pajarman, Rabu (08/10).

Kades menambahkan penanaman ditahap pertama saat ini sudah berumur 1,5 bulan pertumbuhannya cukup memuaskan. Apalagi semangat gotong royong Bumdes sangat kompak dalam menyukseskan program meningkatkan ketahanan pangan nasional.

“Untuk sementara kegiatan Sadesahe berjalan sesuai harapan, mudah-mudahan ditahap kedua ini pertumbuhannya lebih sempurna. Untuk itu saya minta Bumdes dapat berkerjasama dengan baik berikan perawatan dengan maksimal agar hasilnya memuaskan,” imbuh kades.

Dalam kegiatan itu Camat, Kepala BPP dan Kapolsek Pino ikut turun lapangan dalam mendukung program tersebut. Bahkan pihaknya, turut serta pada proses penanaman sampai memberikan berbagai arahan dalam mendukung program tersebut.

“emerintah desa ini adalah ujung tombak untuk dalam program ini. Kami pemerintah Kecamatan Pino akan memberikan dukungan penuh program Sadesahe, kami minta program ini dikelola dengan benar. Yakinlah usaha tidak akan mengkhianati hasil, tetap otomatis untuk hasil yang ditargetkan,”ujar Camat Pino Surahman.

disisi lain,Kapolsek Pino Iptu Andi siap membantu Bumdes dan masyarakat dikecamatan Pino dan Ulu Manna untuk menjual hasil panen ke pihak Bulog. Apalagi harga yang diberikan Bulog saat ini Rp 6400. Namun demikian masyarakat harus memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan Bulog, seperti: kadar air 14 persen alias kering, toksin dibawah 50 persen dan hasil panen harus dikemas 50 kilogram per karung.

“Kami siap menjembatani hasil panen Jagung untuk di jual ke pihak Bulog, harga ditawarkan cukup tinggi saat ini tembus Rp 6400 perkilogram, tapi jagungnya harus kering dan tidak berjamur. Kalau ada masyarakat yang berminat kami siap memfasilitasi,” tutup Iptu Andi. [912]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here