Banjir di Bali Telan Korban Jiwa, Satu Warga di Jembrana Hanyut Saat Dibonceng Suami

0
376
Motor korban terseret banjir Jembrana pagi tadi/Antara

RAKYAT DAERAH – Nita Ulama (23), warga Desa Pengambengan, hilang setelah terseret arus deras pada Rabu, 10 September 2025, dini hari. Perempuan itu menjadi korban saat banjir besar yang melanda Kabupaten Jembrana, Bali, sejak Selasa malam (9/9/2025).

Data terhimpun, kejadian berawal sekitar pukul 02.30 WITA saat Nita dibonceng suaminya, Bilal Ramdhan (27). Dengan menggunakan sepeda motor usai pulang dari Dusun Munduk menuju Dusun Kumbading, Desa Pengambengan.

Naas, setiba di jalan yang terendam banjir dengan arus deras, sepeda motor mereka terjatuh. Di lokasi, sang suami berhasil selamat. Sedangkan, istrinya hanyut terbawa arus.

“Motor korban sudah ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian. Pencarian masih dilakukan bersama masyarakat,” ujar Kepala Desa Pengambengan, Kamaruzzaman, Rabu (10/9/2025) pagi.

Hujan deras yang mengguyur selama lebih dari 24 jam menyebabkan banjir melanda ratusan rumah warga di Desa Pengambengan. Pemerintah desa mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan, terutama menjaga anak-anak, karena derasnya arus berpotensi membahayakan.

Banjir juga melumpuhkan jalur utama Denpasar–Gilimanuk. Iptu Aldri Setiawan, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Jembrana, mengatakan genangan tinggi terjadi di Jalan Udayana, pinggiran Kota Negara.

“Kendaraan banyak yang terhambat. Kami imbau pengguna jalan bersabar menunggu air surut,” ujarnya dikutip Antara.

Hingga berita ini diturunkan, hujan dengan intensitas ringan masih turun di wilayah Jembrana. Tim gabungan bersama warga terus berupaya mencari keberadaan korban hilang. [011]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here