Gelombang Dukungan Tolak Pecat Kompol Kosmas Meluas, Tanda Tangan Petisi Tembus 109 Ribu

0
380
Kompol Kosmas Kaju Gae/Net

RAKYAT DAERAH – Dukungan untuk Kompol Kosmas Kaju Gae, perwira menengah Polri asal Laja, Ngada, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), kian semerbak. Hingga Kamis (4/9/2025) pukul 19.00 WIB, tercatat sebanyak 109.848 tanda tangan dalam petisi di Change.org sebagai bentuk penolakan terhadap keputusan pemecatan tidak dengan hormat (PTDH) yang dijatuhkan kepadanya.

Petisi tersebut digagas oleh Mercy Jasinta yang mengatasnamakan masyarakat Ngada–Flores–NTT serta para pendukung keadilan. Dalam petisi yang ditujukan kepada Kapolri, Komisi Kode Etik dan Profesi (KKEP) Polri, serta Pimpinan DPR, mereka menilai sanksi PTDH terlalu berat dan tidak sebanding dengan pengabdian panjang Kompol Kosmas.

“Kompol Kosmas adalah sosok pemberani yang sejak muda mengabdikan dirinya pada Polri. Saat demonstrasi besar di Jakarta, ia berada di garda depan, menyelamatkan banyak nyawa termasuk pejabat negara. Bagi kami, beliau adalah pahlawan,” demikian bunyi petisi tersebut.

Masyarakat yang menandatangani petisi mengakui adanya kasus yang menjerat Kompol Kosmas, namun menekankan bahwa sanksi pemecatan dianggap tidak proporsional. Mereka meminta agar Kapolri dan KKEP meninjau kembali keputusan tersebut dengan memberikan sanksi yang lebih adil, manusiawi, serta memberi kesempatan untuk rehabilitasi nama baik.

Petisi ini juga menegaskan pentingnya mendengar suara masyarakat kecil dalam setiap keputusan besar. “Kami percaya Tuhan Maha Adil, dan suara rakyat pun patut didengar. Dari Ngada, dari Flores, doa-doa dan tanda tangan kami menjadi saksi bahwa Kompol Kosmas tetaplah kebanggaan kami,” tulis pernyataan itu dikutip wjtoday.

Sebagai informasi, Kompol Kosmas saat ini menjabat sebagai Danyon A Resimen IV Pasukan Pelopor Korps Brimob Polri. Ia dijatuhi sanksi PTDH karena dianggap bertanggung jawab dalam insiden mobil rantis Brimob yang melindas pengemudi ojek online, Affan Kurniawan (21), hingga meninggal dunia saat aksi unjuk rasa di Jakarta pada 28 Agustus 2025.

Meski bukan pengemudi, Kompol Kosmas berada di dalam kendaraan sebagai komandan. Selain dirinya, enam anggota Brimob lainnya juga terlibat, yakni Bripka R selaku pengemudi, serta Aipda R, Briptu D, Bripda M, Bharaka J, dan Bharaka Y. [011]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here