Meri Sasdi : Perpustakaan Wajib Memiliki Akreditasi

0
254
Kepala dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Bengkulu H Meri Sasdi,MPd ketika berkunjung ke perpustakaan SMKN 3 Kota Bengkulu belum lama ini

RAKYAT DAERAH – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Bengkulu  Meri Sasdi mengungkapkan seluruh perpustakaan wajib memiliki akreditasi. Termasuk perpustakaan di sekolah-sekolah. Untuk itu pihaknya terus berupaya memberikan panduan atau strategi agar perpustakaan tersebut bisa bertandar nasional.

“Akreditasi itu wajib. Karena itu salah satu cara pemerintah provinsi Bengkulu dalam meningkatkan kualitas layanan perpustakaan yang ada di Provinsi Bengkulu,” ujar Meri yang dikenal ramah ini.

Lanjut Meri, berbagai workshop akreditasi sudah pihaknya gelar. Terutama melibatkan para pengelola perpustakaan di sekolah-sekolah tingkat SMA/SMK di 10 Kabupaten/Kota.

Dimana materi yang diberikan diantaranya, Pengelolaan koleksi buku yang memenuhi standar, Pemanfaatan informasi teknologi dalam layanan perpustakaan, Strategi peningkatan layanan perpustakaan berbasis kebutuhan pengguna dan Teknik evaluasi dan pemantauan kualitas layanan perpustakaan secara berkelanjutan.

Sebab perpustakaan di sekolah sangatlah berperan sebagai pusat pengetahuan bagi siswa dan masyarakat. Kemudian akreditasi itu menjadi penting kerena salah satu hal dalam mendukung pendidikan dan layanan masyarakat dibidang ilmu pengetahuan.

“Kalau Perpustakaan sudah memiliki akreditasi jelas ada dampak psotifnya. Mulai dari peningkatan pelayanan, inovasi, dan jaringan yang lebih luas.sehingga berkontribusi langsung pada pengembangan kualitas sumber daya manusia di masyarakat,” kata Meri

Lanjut Meri Sasdi, bahwa akreditasi perpustakaanjuga tidak hanya meningkatkan kualitas layanan, tetapi juga memainkan peran penting dalam mendukung literasi masyarakat. Baik itu mencakup literasi agama, moral, kesehatan, olahraga, hingga ekonomi.

“Kalau masyarakat sudah memiliki tingkat literasi yang tinggi, mereka akan lebih mudah membedakan informasi yang benar dan hoaks, sehingga penyebaran berita-berita tidak bertanggung jawab di media sosial dapat diminimalkan. Sehingga dengan perpustakaan yang berkualitas, kita akan mencetak generasi yang cerdas, kreatif, dan memiliki semangat untuk terus maju,” tutup Meri sasdi.(**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here