RAKYAT DAERAH – Setelah ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, calon Gubernur Pertahanan Provinsi Bengkulu Rohidin Mersyah menyambangi awak media sebelum dijebloskan ke sel tahanan rutan KPK RI.
Dalam keterangan Persnya, Rohidin Mersyah siap bertanggungjawab atas semua proses hukum yang akan dijalaninya. Bahkan Rohidin Mersyah masih berkeyakinan pada pencoblosan tanggal 27 November Pilkada Provinsi Bengkulu menang.
Diungkapkan Rohidin usia menjalani konprensi pers oleh KPK RI, dirinya meminta kepada seluruh tim, relawan, pendukungnya jangan melakukan tindak-tindakan yang tidak diinginkan, apalagi tindakan anarkis. Yakinkan dan pastikan Pilkada berjalan dengan baik dan gunakan hak suara dengan baik.
Saya pastikan proses hukum sebagai calon gubernur akan berjalan sesuai dengan aturan. Saya akan bertanggungjawab atas proses hukum ini dan saya akan koperatif dengan KPK,” tutur Rohidin, Minggu malam (24/11) di gedung Merah Putih KPK RI.
Rohidin menyampaikan bahwa dirinya percaya ibu Meriani adalah wanita kuat, wanita hebat yang mampu melakukan konsolidasi bahwa Romer (Semoga Pencalonannya, red) Insyaallah pasti menang, karena kekuatan sampai saat ini semakin kuat semakin dan solid.
“Pesan kepada tim Romer untuk terus turun bergiliria menyatukan kekuatan, merapatkan barisan jaga soliditas, saya yakin kita pasti menang,” yakinnya.
Kemudian, lanjut Rohidin, dalam menghadapi proses hukum, dirinya akan kuat menghadapi persoalan ini. Baginya hal yang terjadi pada dirinya itu adalah hal biasa dalam proses politik dan dirinya sangat menghargai semua prosesnya.
“Terakhir minta semua pendukung Romer untuk tetap solid, teguh dengan pendirian, Rapat barisan kita yakin tanggal 27 November ini kita menang,” tutupnya.
Diketahui, Rohidin Mersyah bersama dua tersangka lainnya yaitu , Sekda Provinsi Bengkulu Isnan Fajri dan ajudan Rohidin menjalani tahanan selama 20 hari kedepan guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. [tim]






