Pemprov Bengkulu Dukung Pelestarian Bahasa Daerah 

0
16

RAKYAT DAERAH – Pemerintah Provinsi Bengkulu terus mendorong penguatan literasi serta pelestarian bahasa daerah sebagai bagian dari upaya menjaga kekayaan budaya dan identitas masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Diseminasi Produk Penerjemahan dan Penganugerahan Anugerah Karsa Bahasa Balai Bahasa Provinsi Bengkulu Tahun 2026.

Bahasa merupakan denyut kehidupan budaya sekaligus penanda jati diri bangsa. Karena itu, upaya merawat dan melestarikan bahasa perlu terus dilakukan agar nilai, pengetahuan, dan kearifan lokal tetap hidup serta diwariskan kepada generasi berikutnya.

Gubernur Bengkulu diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, menghadiri Anugerah Karsa Bahasa dan Diseminasi Produk Penerjemah yang berlangsung di Aula Rafflesia Balai Bahasa Provinsi Bengkulu, Jumat (30/10).

Dalam sambutannya Khairil Anwar menyampaikan, Pemerintah Provinsi Bengkulu apresiasi Balai Bahasa Provinsi Bengkulu yang terus berperan aktif dalam mengembangkan, membina, dan melestarikan bahasa, sastra, serta kebudayaan, khususnya di Provinsi Bengkulu.

“Penguatan budaya membaca membutuhkan dukungan berbagai pihak, mulai dari ketersediaan bahan bacaan, penyediaan bahan bacaan yang menarik, hingga keterlibatan masyarakat dalam membangun kebiasaan membaca,” kata Khairil.

Melalui kegiatan membaca, masyarakat tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga mengembangkan berbagai keterampilan literasi, mulai dari mengenali, memahami, menganalisis, menyintesis, menilai, hingga menghasilkan karya.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Bengkulu, Andriana Yohan, menyampaikan bahwa Balai Bahasa Provinsi Bengkulu melalui Tim Kerja Penerjemahan telah melaksanakan penerjemahan buku cerita anak berbahasa daerah Bengkulu ke dalam bahasa Indonesia.

“Program penerjemahan tahun 2026 menargetkan 44 produk, namun berhasil mencapai 53 produk terjemahan. Capaian ini mencakup bahasa dan dialek yang ada di Provinsi Bengkulu sebagai bentuk kontribusi nyata dalam memperkaya bahan bacaan anak sekaligus melestarikan bahasa daerah,” terang Andriana.

Produk penerjemahan tersebut diharapkan dapat memperluas akses anak-anak terhadap bahan bacaan berkualitas, sekaligus memperkenalkan kekayaan bahasa dan budaya lokal kepada generasi muda.

Selain diseminasi produk penerjemahan, kegiatan ini juga menjadi momentum pemberian Anugerah Karsa Bahasa Tahun 2026 sebagai bentuk apresiasi kepada tokoh, komunitas, dan lembaga yang telah menunjukkan komitmen, kepedulian, serta kontribusi nyata dalam pemartabatan bahasa Indonesia dan perlindungan bahasa daerah di Provinsi Bengkulu.

Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap penghargaan tersebut tidak hanya menjadi bentuk pengakuan atas kontribusi para penerima, tetapi juga menjadi inspirasi untuk terus berkarya, berkolaborasi, serta menjaga bahasa sebagai warisan budaya yang berharga bagi generasi mendatang.

Melalui kegiatan ini, sinergi antara pemerintah daerah, Balai Bahasa, komunitas, penulis, penerjemah, dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam mendukung pengutamaan bahasa Indonesia serta pelestarian bahasa daerah.[red/mcp]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here