RAKYAT DAERAH – Dalam semangat menjaga kelestarian pesisir Bumi Rafflesia, kolaborasi lintas sektor yang terdiri dari instansi pemerintah, swasta, dan komunitas lingkungan menggelar kegiatan bertajuk “Aksi Cinta Pantai 2026”.
Acara yang dipusatkan di Kawasan Wisata Pasir Putih, Pantai Panjang Bengkulu ini diselenggarakan khusus untuk memperingati Hari Bumi 2026 sekaligus merayakan HUT Lanal Bengkulu ke-40.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Bengkulu untuk menunjukkan kepedulian nyata terhadap ekosistem laut. Tidak hanya sekadar aksi bersih-bersih, acara ini mengintegrasikan kepedulian lingkungan dengan aksi sosial dan kesehatan.
Diungkapkan Ketua Umum Pencinta Alam Sosial Politik (Palasostik), Jibran A’Adil, kegiatan ini bekerjasama dengan Bencoolen Mall dan dibarengi dengan HUT Lanal Bengkulu ke 40 tahun. Sebagai salah satu penggerak utama dari unsur mahasiswa pecinta alam, menekankan pentingnya peran pemuda dalam konservasi ini.
“Aksi Cinta Pantai 2026 bukan sekadar seremoni. Ini adalah wujud nyata komitmen kawan-kawan Mapala dan komunitas di Bengkulu untuk menjaga benteng pertahanan ekologi kita. Kami ingin memastikan bahwa semangat menjaga bumi tetap menyala di tangan generasi muda,” ujar Jibran.
Senada, Tim Bencoolen Mall L, Enggus Fatriadi menyampaikan, kegiatan ini adalah bentuk dukungan perusahaan pusat perbelanjaan terbesar di Bengkulu terhadap lingkungan dan bagian dari tanggung jawab sosial dari perusahaan.
“Sebagai pusat perbelanjaan yang menjadi ikon masyarakat Bengkulu, Bencoolen Mall sangat bangga bisa terlibat dalam kolaborasi besar ini. Kami percaya bahwa kemajuan daerah harus sejalan dengan kelestarian lingkungannya, terutama area Pantai Panjang yang merupakan daya tarik utama wisata di provinsi Bengkulu,” ungkap tim penyelenggara Bencoolen Mall Enggus Fatriadi.

Dalam memperingati hari bumi kali ini, lanjut Enggus, bisa memberikan dampak yang luas, panitia menyelenggarakan berbagai agenda menarik, di antaranya Aksi Bersih Pantai Mengumpulkan sampah plastik dan polutan di sepanjang garis pantai untuk mengembalikan keasrian Taman Wisata Alam Pantai Panjang. Konservasi Laut Pelepasan tukik (anak penyu) sebagai simbol keberlanjutan ekosistem laut Bengkulu.
“Aksi Kemanusiaan Donor darah dan cek kesehatan gratis bekerja sama dengan PMI Kota Bengkulu. Inovasi Lingkungan Pembagian pupuk yang memanfaatkan ampas kopi (bekerja sama dengan Starbucks Indonesia) sebagai bentuk edukasi pengolahan limbah organik,” pungkasnya.[red]





