Penataan Jalan KZ Abidin, Pemkot Bengkulu Relokasi 88 PKL ke PTM dengan Skema Sewa Gratis

0
87
Kepala Dinas Perindag Kota Bengkulu Alex Periansyah.dok_ist

RAKYAT DAERAH – Kerja keras dalam menangani pusat perekonomian di Kota Bengkulu terus ditujukkan oleh Pemerintah Kota Bengkulu dalam mempercepat penataan kawasan perkotaan demi mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, tertib, dan nyaman. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah merelokasi pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini berjualan di atas trotoar Jalan KZ Abidin ke kawasan Pasar Tradisional Modern (PTM) dan Mega Mall.

Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi memastikan proses pemindahan pedagang akan dilaksanakan pada Jumat, 30 Januari 2026, berdasarkan kesepakatan bersama antara pemerintah dan para pedagang.

Penataan ini dilakukan dengan pendekatan humanis, tanpa tindakan represif, serta mengedepankan solusi jangka panjang bagi keberlangsungan usaha pedagang.

“Kami tidak hanya menertibkan, tetapi memberikan solusi. Pedagang yang pindah kami beri diskon gratis sewa selama tiga bulan pertama. Jika setelah dievaluasi masih belum mampu, masa diskon tersebut akan kami tambah,” ujar Wali Kota Dedy Wahyudi saat berdialog langsung dengan pedagang, didampingi organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Langkah ini diambil untuk mengembalikan fungsi trotoar sebagai ruang aman bagi pejalan kaki, sekaligus meningkatkan kualitas aktivitas jual beli di lokasi yang lebih layak, bersih, dan representatif.

Dengan berpindahnya pedagang ke dalam gedung PTM, diharapkan aktivitas perdagangan menjadi lebih tertib dan nyaman bagi masyarakat.

Hingga saat ini, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Perindag) Kota Bengkulu telah menyiapkan sekitar 160 unit kios di PTM. Proses pengundian lapak juga telah dilakukan guna memastikan pembagian tempat berdagang berlangsung secara adil dan transparan bagi seluruh pedagang.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindag Kota Bengkulu Alex Periansyah menjelaskan bahwa relokasi ini merupakan bagian dari program berkelanjutan penataan kawasan pasar. Sebanyak 88 lapak PKL yang menempati trotoar di sepanjang Jalan KZ Abidin 1, Kelurahan Kebun Dahri, akan direlokasi secara bertahap melalui program bertajuk “Relokasi Mandiri Camkoha.”

“Para pedagang membongkar dan memindahkan lapaknya sendiri secara sukarela, dengan dukungan penuh dari pemerintah kota. Besok pagi akan diawali dengan sarapan bersama Pak Wali Kota, camat, lurah, dan pedagang sebagai simbol kebersamaan agar relokasi berjalan lancar tanpa gesekan,” ungkap Alex.

Program serupa sebelumnya telah sukses dilaksanakan di kawasan Barukoto I dan Pasar Panorama, di mana puluhan lapak PKL dibongkar secara mandiri tanpa perlu tindakan penertiban paksa.

Terkait keberadaan bangunan liar yang melanggar Garis Sempadan Bangunan (GSB) di kawasan tersebut, Perindag akan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk penanganan lebih lanjut.[red]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here