Badan Gizi Nasional Hentikan SPPG di Lebong Usai Ratusan Pelajar Diduga Keracunan Santap MBG

0
1077
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana/RMOL

RAKYAT DAERAH – Kasus keracunan yang diduga karena Makan Bergizi Gratis (MBG) menimpa para siswa dan beberapa guru di Kabupaten Lebong, Bengkulu, direspon Badan Gizi Nasional (BGN).

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana sangat menyayangkan insiden ini terjadi di Kabupaten Lebong.

“Kita sangat prihatin untuk yang sakit,” kata Hindayana dalam keterangan persnya, kemarin (28/8).

Menurutnya, korban keracunan telah ditangani oleh tim medis di Kabupaten Lebong. Sedangkan, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Lemeupit, dihentikan sementara usai Kapolda Bengkulu, perintahkan jajarannya memasang police line.

“SPPG sementara disetop dan memperbaiki prosesnya,” tuturnya.

Terpisah, Plh Sekda Lebong, Rachman menuturkan, berdasarkan rekap sementara sampai dengan tanggal 28 Agustus 2025 pukul 12.30 WIB, ada 446 pelajar jenjang SD, SMP, dan MTS telah mendapatkan perawatan medis baik di RSUD, Puskesmas, hingga praktek mandiri.

Dari jumlah itu, sebanyak 250 pelajar sudah dipulangkan ke rumah masing-masing dengan sistem rawat jalan.

“Ada 250 pelajar sudah boleh pulang karena sembuh. Jadi, nanti sistemnya rawat jalan,” ujar pria yang sekaligus menjabat Kadis Kesehatan Kabupaten Lebong.

Selain itu, lanjut Rachman, Wagub para pelajar yang berobat ke fasilitas kesehatan di Lebong dipastikan gratis tanpa dipungut biaya sakit.

“Kita pastikan pemerintah akan mendampingi seluruh korban dan memberikan penanganan optimal. Seluruh biaya berobat gratis,” demikian Rachman. [011]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here