Pakai Alat Sederhana Desa Batu Bandung, Tunggal Jagung Bersama Polisi

0
398
Penanaman benih jagung di Desa Batu Bandung/RD

RAKYAT DAERAH – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional desa Batu Bandung, Kecamatan Pino tanam Jagung sebanyak 15 kilogram benih unggul. Penanaman itu melibatkan dari berbagai unsur lintas sektor mulai dari jajaran Polsek Pino, Camat Pino, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Pino, Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) hingga warga desanya.

Tanam jagung tersebut merupakan salah satu program pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pangan dengan menargetkan setiap desa memiliki satu hektar lahan untuk ditanami Jagung. Oleh karenanya pemerintah desa menunjuk Bumdes sebagai penanggungjawab menjalankan program tersebut.

“Melalui Bumdes kita memberikan dukungan penuh, mulai dari lahan dan semua biaya yang dibutuhkan, seperti bibit, pupuk, herbisida dan pestisida agar nantinya apa yang ditanam akan membuahkan hasil yang maksimal,” ujar Kades Batu Bandung Pajarman, usai ikut serta dalam penanaman itu, Rabu (20/08/2025).

Ditandai dengan poto bersama tanda akan dimulainya penanaman benih Jagung/RD

Selain itu, dalam mendukung tercapainya swasembada pangan pada komoditas jagung, hingga terciptanya kemandirian pangan dan ketahanan pangan nasional yang kuat. Polsek Pino hadir sebagai motorpenggerak diwilayahnya, hingga turut terjun langsung kelapangan untuk memastikan keamanan selama proses penanaman, perawatan, dan panen jagung.

“Kerjakanlah dengan serius dan sungguh-sungguh agar program pemerintah dapat berjalan dengan baik, saya yakin Bumdes Batu Bandung akan memberikan hasil yang maksimal. Dan nanti untuk perawatan masa vegetatif dan generatif pengurus Bumdes berkoordinasi lansung dengan pihak BPP supaya nanti hasilnya memuaskan,” tambah Kades.

Sementara itu, Camat Pino Surahman turut memberikan dukungan penuh kepada seluruh desa di Kecamatan Pino untuk mendukung program tanam Jagung. Bahkan, dari 15 desa di wilayah Kecamatan Pino, saat ini hanya 3 desa yang belum siap melakukan penanaman Jagung tersebut.

“Ya, masih ada 3 desa Lagi mudah-mudahan secepatnya menyusul, sebab saat ini masih tahap pembersihan lahan. Komoditas Jagung ini cukup banyak diminati masyarakat khususnya di Kecamatan Pino saya yakin melalui program ini dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa,” ujar Camat.

Diketahui di kecamatan Pino sendiri saat ini hampir semua lahan persawahan beralih menjadi lahan Jagung. Seperti di daerah desa Ganjuh dari 179 hektar kini yang masih menanam padi menyisakan lebih 25 hektar hal itu dikarenakan kurangnya pasokan air.

“Di kecamatan Pino sendiri saat ini mayoritas masyarakat beralih ke tanam Jagung, sebab lahan persawahan kini kekurangan pasokan air dan membuat masyarakat beralih ke tanaman Jagung,” tutupnya. [912]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here