Pelatih Renang Bengkulu Dibekali Ilmu Sport Science Hingga Psikologi Atlet, Erna Sari Dewi: Misinya Cetak Mental Juara 

0
13
Foto bersama Peserta pelatihan pelatihan renang se-provinsi Bengkulu.dok_ist

RAKYAT DAERAH – Federasi Akuatik Indonesia Provinsi Bengkulu menggelar Pelatihan Pelatih Renang Kategori Madya (C) pada 12-13 Mei 2026 di Kota Bengkulu. Kegiatan ini diikuti para pelatih renang dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu, juga dari Jambi dan Sumatera Barat.

Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kualitas dan kompetensi pelatih dalam mendukung pembinaan atlet renang di Bengkulu agar mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.

Ketua Federasi Akuatik Indonesia Provinsi Bengkulu, Erna Sari Dewi mengatakan, pelatih memiliki peranan sangat penting dalam mencetak atlet berprestasi.

“Pelatih merupakan ujung tombak prestasi atlet Bengkulu. Bagaimana seorang pelatih bisa memberikan yang terbaik untuk atlet, baik dari sisi program latihan, pembinaan mental hingga pengembangan kemampuan atlet secara menyeluruh,” ujar Erna Sari Dewi dalam sambutannya.

Menurut Erna, keberhasilan atlet di kolam renang tidak terlepas dari kualitas pembinaan yang diberikan pelatih setiap hari. Karena itu, peningkatan kapasitas pelatih harus terus dilakukan agar mampu mengikuti perkembangan ilmu olahraga modern.

Ketua Federasi Akuatik Indonesia Provinsi Bengkulu, Erna Sari Dewi yang juga anggota DPR RI dapil Provinsi Bengkulu langsung hadir memberikan support kepada para peserta pelatihan.dok_ist

“Sekarang dunia olahraga berkembang sangat cepat. Pelatih tidak cukup hanya mengandalkan pengalaman, tetapi juga harus memahami sport science, psikologi atlet, pola latihan yang terukur, hingga cara menjaga kondisi fisik atlet agar tetap prima,” katanya.

Ia menilai, pelatih memiliki tanggung jawab besar dalam membangun mental juara atlet sejak usia dini. Selain fokus pada teknik, pelatih juga harus mampu menjadi motivator dan pendamping bagi atlet selama proses latihan maupun menghadapi kompetisi.

“Kami ingin para pelatih di Bengkulu bisa melahirkan atlet-atlet yang bukan hanya berprestasi, tetapi juga memiliki mental bertanding yang kuat dan disiplin tinggi. Karena prestasi lahir dari proses pembinaan yang konsisten,” tambah Erna.

Ketua Panitia Pelatihan, H. Yayat Wahyu menyampaikan, kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia olahraga renang di Bengkulu.

“Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi dan profesionalisme pelatih, menyamakan pemahaman terkait metodologi kepelatihan terbaru, serta mendukung pembinaan atlet secara terstruktur dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia mengatakan, selain pelatihan pelatih renang, Federasi Akuatik Indonesia Provinsi Bengkulu juga akan melaksanakan pelatihan juri dan wasit renang pada 14-15 Mei 2026 sebagai bagian dari peningkatan kualitas sumber daya manusia olahraga akuatik di Bengkulu.

Pelatihan pelatih, juuri/wasit ini diikuti 24 peserta pelatih renang, 24 peserta wasit dan juri renang, serta menghadirkan 10 narasumber dari berbagai bidang olahraga dan kepelatihan. Kegiatan berlangsung di Hotel Jodipati Kota Bengkulu. Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan berbagai materi dari sejumlah narasumber berpengalaman di bidang olahraga dan kepelatihan.

Materi pertama disampaikan oleh Jimmy Ardiansya, S.Pd., AIFMO tentang Manajemen Kepelatihan dan Metodologi Kepelatihan. Selanjutnya, Septian Raibowo, S.Pd., M.Pd., AIFO memberikan materi mengenai Periodisasi Latihan serta Analisa Performa atlet.

Peserta juga mendapatkan materi Sistem Monitoring Latihan dari Algifari Syarif, M.Pd., kemudian materi Psikologi Kepelatihan Lanjutan dengan fokus pada mental skill dan athletes motivation yang disampaikan oleh Wendri Surya Pratama, M.Psi., Psikolog.

Pada hari kedua, Algifari Syarif, M.Pd kembali memberikan materi Fisiologi Terapan. Sementara Roni Syaputra, S.Pd., M.Pd membahas tentang Pelatihan Kondisi Fisik meliputi strength and conditioning serta flexibility.

Materi Penanganan Cedera Olahraga kembali disampaikan Jimmy Ardiansya, S.Pd., AIFMO. Kemudian peserta menerima materi Keterampilan Gerak Lanjutan dari Satria Gusfani, S.Pd.

Selain itu, Deffri Anggara, M.Pd., AIFO memberikan pemahaman mengenai Doping dalam olahraga, sedangkan materi Regulasi Cabang Olahraga Renang disampaikan oleh Isratul Hadi, S.Pd., M.Pd.

Selanjutnya, pada Sabtu-Minggu, 16-17 Mei 2026, Federasi Akuatik Bengkulu akan menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Renang di Kolam Renang Gelora Merah Putih Kota Bengkulu.

Kejurprov tersebut sekaligus menjadi momentum peresmian Kolam Renang Gelora Merah Putih oleh Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan. Kolam renang tersebut sebelumnya dikenal dengan nama Kolam Renang Rafflesia dan kini hadir dengan nama baru setelah dilakukan pembenahan dan pengembangan fasilitas.

Federasi Akuatik Bengkulu berharap rangkaian kegiatan pelatihan hingga Kejurprov ini dapat menjadi langkah positif dalam meningkatkan prestasi olahraga renang sekaligus melahirkan atlet-atlet potensial dari Provinsi Bengkulu.[red/rls]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here