Ahli Gizi Bengkulu Punya Pengurus Baru

0
10

RAKYAT DAERAH – Peningkatan kualitas kesehatan dan sumber daya manusia membutuhkan peran tenaga ahli yang kompeten, termasuk para ahli gizi. Karena itu, Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) diharapkan tidak hanya menjadi wadah profesi, tetapi juga tampil sebagai mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan program nyata yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Harapan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Dr. H. Herwan Antoni, S.K.M., M.Kes., M.Si., saat menghadiri pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Ahli Gizi Indonesia (DPD PERSAGI) Provinsi Bengkulu periode 2026–2031 di Ballroom Hotel GTC, Kota Bengkulu, Sabtu (7/11).

Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum DPP PERSAGI, Ir. Doddy Izwardi, B.Sc., M.A., Ph.D., dan disaksikan sejumlah tamu undangan dari unsur organisasi profesi, instansi kesehatan, serta pemangku kepentingan terkait.

Dalam kepengurusan periode 2026–2031, Dr. Miratul Haya, SKM., M.Gizi., dipercaya memimpin DPD PERSAGI Provinsi Bengkulu.

Dalam sambutannya, Herwan Antoni menyampaikan apresiasi sekaligus rasa kedekatan pribadinya dengan dunia gizi. Ia mengungkapkan bahwa bidang gizi merupakan bagian penting dari perjalanan pendidikan dan karier profesionalnya.

Menurutnya, pendidikan gizi yang pernah ditempuh menjadi salah satu fondasi yang mengantarkannya hingga dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu.

“Saya sangat berterima kasih kepada PERSAGI. Kalau kita ibaratkan perjalanan kehidupan seperti menaiki anak tangga, maka gizi dan PERSAGI merupakan salah satu tangga awal yang mengantarkan saya hingga berada di titik sekarang. Karena itu, saya memiliki kedekatan tersendiri dengan dunia gizi,” ungkap Herwan Antoni.

Ia pun mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Herwan berharap kepengurusan baru mampu memperkuat eksistensi organisasi melalui program kerja yang terukur, inovatif, dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesehatan masyarakat.

“Selamat kepada seluruh pengurus PERSAGI Provinsi Bengkulu periode 2026–2031. Semoga dapat menunjukkan eksistensi organisasi dan siap berkolaborasi bersama pemerintah daerah untuk membantu masyarakat Bumi Merah Putih, Provinsi Bengkulu,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP PERSAGI, Doddy Izwardi, mengungkapkan kebahagiaannya dapat berkunjung ke Bengkulu. Salah satu hal yang berkesan baginya adalah kesempatan bertemu kembali dengan Herwan Antoni, yang dahulu pernah menjadi mahasiswa sekaligus bagian dari perjalanan akademiknya dan kini telah mengemban jabatan strategis di pemerintahan daerah.

Ia menilai perjalanan karier Herwan menjadi contoh bahwa pendidikan di bidang gizi memiliki peluang pengembangan profesi yang luas, termasuk untuk berkiprah dalam pemerintahan dan pengambilan kebijakan publik.

“Saya sudah lama menantikan kesempatan untuk hadir di Provinsi Bengkulu. Salah satu hal yang membuat saya bahagia adalah bisa bertemu dengan Pak Herwan Antoni, yang dahulu merupakan mahasiswa saya dan sekarang telah menjadi Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu. Ini menjadi bukti bahwa seorang ahli gizi juga memiliki kesempatan untuk berkarier dan menduduki posisi penting di pemerintahan,” ujarnya.

Doddy berharap pengalaman tersebut dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya mahasiswa dan calon ahli gizi, agar terus meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan, serta berani mengambil peluang pengabdian di berbagai bidang.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa tantangan pembangunan kesehatan membutuhkan keterlibatan aktif para ahli gizi. Peran mereka tidak hanya sebatas memberikan edukasi mengenai pola makan sehat, tetapi juga mendukung perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan berbagai program pemenuhan gizi masyarakat.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG), program strategis Presiden Republik Indonesia yang membutuhkan dukungan tenaga profesional agar pelaksanaannya berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi penerima.

“Program Makan Bergizi Gratis merupakan program strategis Presiden. Oleh karena itu, ahli gizi, khususnya PERSAGI, harus mengambil peranan penting dalam menyukseskan program tersebut. Kita berharap melalui peran ahli gizi, upaya mencerdaskan bangsa dan negara melalui pemenuhan gizi dapat diwujudkan dengan tindakan nyata,” tutupnya.

Kehadiran ahli gizi dalam program pemenuhan gizi masyarakat diharapkan dapat memperkuat edukasi tentang makanan sehat dan seimbang, membantu memastikan kualitas asupan gizi, serta mendukung pencegahan berbagai persoalan gizi, terutama pada anak-anak dan kelompok rentan.

Dengan kepengurusan baru ini, PERSAGI Bengkulu diharapkan semakin memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, institusi pendidikan, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Pada akhirnya, keberadaan organisasi profesi tidak hanya diukur dari aktivitas kelembagaan, tetapi juga dari seberapa besar kontribusinya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum DPP PERSAGI Doddy Izwardi, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Yasman, A.Mk., S.Pd., M.Pd., M.KM., Kepala Kantor KPPG Dr. Nurjaeni, perwakilan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan, serta perwakilan pimpinan organisasi kesehatan di Provinsi Bengkulu.[red/mcp]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here